Senin, 27 September 2021

TKI Asal Seluma Utara Terancam Hukuman Mati, Disnaker Trans Minta Bantuan PJTKI

Angkasanews.id-
Senin, 23 Agustus 2021 | 01:22WIB
1 menit baca
tusmi herawati
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Seluma, sedang melakukan pemantauan terhadap salah satu TKI di Taiwan asal Seluma Utara, berinisial PS (28) Pasalnya, PS ini, menajdi tersangka penganiayaan hingga berujung tewasnya Komariah (32) TKW Taiwan asal Desa Sliyeg Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. PS (28) TKI asal Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara di Negara Taiwan ini terpaksa menjalani hukuman.
Disnakertrans Kabupaten Seluma sejauh ini diketahui baru sebatas melayangkan surat permohonan bantuan hukum ke PJTKI di Palembang dan ditembuskan ke KBRI Taiwan.
“Kita tetap berupaya semaksimal mungkin membantu TKI Seluma yang tersangkut perkara hukum di perantauan. Karena surat yang kita layangkan sudah ditembuskan ke KBRI melalui PJTKI di Palembang” ujar Tusmi Herawati, Sekretaris Dinas Disnakertrans Kabupaten Seluma.
Pihaknya pun juga berkonsultasi dengan beberapa pakar hukum di Bengkulu terkait hal ini. Seperti Prof Dr Herlambang dan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Bengkulu untuk membantu proses keringanan hukuman di Taiwan.
Sementara itu, pelaku PS diketahui berangkat merantau ke Taiwan sejak setahun yang lalu. PS meninggalkan anak dan istri di Desa Lubuk Resam. Orang tua pelaku sebelumnya mendatangi Disnakertrans Kabupaten Seluma, agar anaknya dapat dideportasi ke Indonesia atau diberi keringanan hukuman dari otoritas negara Taiwan, setelah kehilangan kontak dengan anaknya pasca ditangkap polisi Taiwan.
Kasus ini terjadi pada Kamis sore, 5 Agustus 2021 lalu yang motifnya diduga ditengarai sakit hati karena pelaku kerap dihina korban yang lebih senior bekerja, dan pelaku dianggap sering berbuat kesalahan ketika bekerja karena kurang fasihnya pelaku berbahasa mandarin. Korban tewas dengan sejumlah luka tusukan akibat senjata tajam yang digunakan pelaku ketika bekerja di areal perkebunan tomat di Nantao Taiwan.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tanyakan Pengembalian Kerugian Negara Warga Desa Muara Danau Datangi Inspektorat

PEMATANG AUR – Untuk memastikan pengembalian kerugian negara dari hasil audit yang telah dilakukan oleh…

HD Oto Ditiru Walikota Palembang, Ini Kata Helmi Hasan

BENGKULU – Program fenomenal Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi yakni HD…

Pembagian PKHD di Pematang Gubernur Diwarnai Tetesan Air Mata Warga

Mimik muka haru dan bahagia terpancar dari salah satu warga warga Kelurahan Pematang Gubernur atas…

Belum Ada Rencana Mutasi di BS

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM dan Wakil Bupati BS, H…

,

Biaya Seragam di SMAN 3 Seluma Capai Rp950 ribu

PADANG PELASAN – Wali murid siswa SMAN 03 Seluma Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan diminta…

Pemprov Uji Coba 50 Persen ASN WFO

BENGKULU – Provinsi Bengkulu masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II, yang memiliki…

Helmi : Tak Usah Malu Sedekah, Walaupun Kecil

BENGKULU – Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara mengenai adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang…

Pemilik Warem Bantah Afrijal Minum di Tempatnya

SELUMA – Pemilik Warem di Semidang Alas, Dedi membantah jika Afriadi, minum minuman keras di…

Wabup BS Kunjungi Rutan Banjir

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,S.Sos mengintruksikan Wakil Bupati (Wabup) BS, H.Rifai…

Diduga Tenggak Miras Oplosan, Warga Ilir Talo Meninggal

SELEBAR – Diduga lantaran usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan disebuah Warung Remang-remang (Warem) seorang…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading