Senin, 27 September 2021

Sawit Hitam Dipotong 50%, 113 Supir Truk Mogok

Angkasanews.id-
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 08:34WIB
2 menit baca
16859678893602362891

 

AIR TERAS – Ratusan sopir truk dan toke sawit, menolak membongkar buah tanda sawit di PT. Bengkulu Sawit Lestari (BSL) II. Paslanya, ada aturan baru di perusahaan ini. Bhawa buah sait hitam dan orange, dipotong 50 persen. Aturan ini mulai berlaku kemarin. Diungkapkan salh satu toke sawit dan juga supir truk, Uke, aturan ini snagat merugikan pihaknya. ‘’Kami merasa dirugikan. Apa lagi, ini tidak memberi tahukan kepada kami sebelumnya pemegang DO. Percuma keberadaan TP. BSL II ada di wilayah Kecamatan Talo, kalau tidak mengangkat harga penjualan petani. Kebijakan ini jelas membuat masyarakat mogok kerja. 113 truk terparkir di depan gerbang pintu masuk BSL. Kami tidak bongkar muatan, masih menunggu keputusan pihak PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL). Jika tidak ada kejelasan dari Manager PT BSL tersebut, kami akan melarikan sawit ini di pabrik sawit lainnya,’’ ujar Uke dikonfirmasi Radar Seluma kemarin (23/10).
Ditambahkan Uke, peraturan baru mereka tahu pagi ini. ‘’Ada 9 kriteria yang dibuat yakni buah tandan sawit yang jatan, buah tandan sawit mentah, dan buah busuk jaket. Sementara buah tanda sawit hitam, masak orange dipotong 50 persen. Kami tidak terima atas peraturan PT BSL wilayah II ini, kami kecewa karena tidak ada pemberi tahuan kepada kami secara surat endaran. Pemberitahuan hanya ditempel di dinding pos jaga sehingga kami kaget hari ini. Terpaksa 113 truk berisi buah sawit tidak dibongkar,’’terang Uke.
Salah satu pemegang DO yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Seluma Ahsin membenarkan ada 113 truk mogok, tidak melakukan aktivitas bongkar muat. ‘’Karena adanya peraturan baru dari PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL), Wilayah II Talo ini, “ujarnya.
Pihak PT membuat aturan buah tanda sawit hitam masak orange dipotong 50 persen. ‘’Saya sudah ketemu dengan manager PT. BSL, namun masih menunggu kesimpualan keputusan Direksi PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL). Manager PT. BSL masih dalam upaya ujtuk melakukan koordinasi kepada Direksi PT, kita tunggu aja hasilnya. Memang berat jika buah tanda sawit hitam masak orange dipotong sampai 50 persen sangat terdampak di masyarakat,”terang Ahsin kepada Radar Seluma.
Radar Seluma kemarin telah berusaha untuk melakukan konfirmasi Kkepada Manager PT. Bengkulu Sawit Lestari (BSL), terkait hal yang disampaikan oleh para supir truk. Namun pihak security PT. BSL tidak memperbolehkan Radar Seluma masuk.
Bahkan Radar Seluma menunggu sampai 2 jam di pos penjaga, namun masih tidak diperbolehkan masuk. (apr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tanyakan Pengembalian Kerugian Negara Warga Desa Muara Danau Datangi Inspektorat

PEMATANG AUR – Untuk memastikan pengembalian kerugian negara dari hasil audit yang telah dilakukan oleh…

HD Oto Ditiru Walikota Palembang, Ini Kata Helmi Hasan

BENGKULU – Program fenomenal Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi yakni HD…

Pembagian PKHD di Pematang Gubernur Diwarnai Tetesan Air Mata Warga

Mimik muka haru dan bahagia terpancar dari salah satu warga warga Kelurahan Pematang Gubernur atas…

Belum Ada Rencana Mutasi di BS

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM dan Wakil Bupati BS, H…

,

Biaya Seragam di SMAN 3 Seluma Capai Rp950 ribu

PADANG PELASAN – Wali murid siswa SMAN 03 Seluma Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan diminta…

Pemprov Uji Coba 50 Persen ASN WFO

BENGKULU – Provinsi Bengkulu masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II, yang memiliki…

Helmi : Tak Usah Malu Sedekah, Walaupun Kecil

BENGKULU – Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara mengenai adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang…

Pemilik Warem Bantah Afrijal Minum di Tempatnya

SELUMA – Pemilik Warem di Semidang Alas, Dedi membantah jika Afriadi, minum minuman keras di…

Wabup BS Kunjungi Rutan Banjir

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,S.Sos mengintruksikan Wakil Bupati (Wabup) BS, H.Rifai…

Diduga Tenggak Miras Oplosan, Warga Ilir Talo Meninggal

SELEBAR – Diduga lantaran usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan disebuah Warung Remang-remang (Warem) seorang…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading