Selasa, 21 September 2021

Saksi Kasus DD Kayu Elang, Sampai 60 Orang

Angkasanews.id-
Selasa, 25 Mei 2021 | 01:18WIB
2 menit baca
Kapolres Seluma
16859678893602362891

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada Dana Desa di Desa Kayu Elang, Kecamatan Semidang Alas (SA) oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidko) Sat Reskrim Polres Seluma kembali berkembang. Pada Senin (24/5) siang, terlihat pihak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Bengkulu mendatangi Polres Seluma. Kedatangan BPKP perwakilan Provinsi Bengkulu tersebut dalam rangka, melakukan klarifikasi terhadap para saksi-saksi yang terkait di dalam kasus dugaan korupsi pada Dana Desa di Desa Kayu Elang yang kasusnya saat ini ditengani oleh unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma.
“Iya, hari ini juga ada pihak BPKP perwakilan Provinsi Bengkulu melakukan klarifikasi atas hasil dari berita acara pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik Unit Tipidkor,” terang Kapolres Seluma, AKBP Swittanto Prasetyo, SIk melalui Kasat Reskrim, AKP Andi Ahmad Bustanil, S.Ik didampingi Kanit Tipidkor, Aipda Darmaji, SH saat berusaha dikonfirmasi Radar Seluma di ruang kerjanya.
Dari pantauan Radar Seluma, pada klarifikasi yang telah dilakukan oleh BPKP Provinsi Bengkulu dilakukan di ruang Sat Reskrim Polres Seluma. Dalam pemeriksaan terlihat dilakukan secara tertutup. Pemeriksaan dilakukan sejak pagi, hingga sore sekitar pukul 16.00 WIB. “Untuk saksi yang telah dilakukan klarifikasi terhadap BPKP ada sebanyak 15 orang sampai saat ini,” ujarnya.
Tak hanya sampai disana saja, nantinya klarifikasi terus akan dilakukan oleh BPKP perwakilan Provinsi Bengkulu. Setidaknya ada sebanyak kurang lebih 60 orang yang akan dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma di dalam penanganan kasus tersebut. Hanya saja, penyidik Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma baru melakukan pemeriksaan terhadap 24 orang saksi. Penanganan kasus dugaan korupsi pada program DD Kayu Elang tahun anggaran 2019 saat ini telah masuk pada proses Penyidikan (Dik). Adapun saksi-saksi yang dilakukan pemeriksaan yakni. Perangkat desa, BPD, TPK ataupun TPPJ, maupun penyedia dari pada pembangunan tersebut. “Lebih kurang ada enam item. Disitu ada pembangunan PAUD, Rabat Beton dan ada juga yang lainnya. Dari kegiatan yang dilakukan, semestinya dilakukan kegiatan di tahun 2019. Namun setelah tutup buku dilaksanakannya lagi pengerjaan ditahun 2020,” tegasnya. Bahkan, dalam pengerjaan tersebut diketahui juga ada beberapa pengerjaan yang diduga tidak dikerjakan. Untuk estimasi saat ini, berdasarkan Audit BPK sekitar Rp 200 jutaan lebih potensi kerugian negara.
Sekedar mengingatkan, kasus dugaan korupsi pada Dana Desa di Desa Kayu Elang dilakukan pada tahun anggaran 2019 yang lalu yang diduga ada beberapa item pekerjaan tidak terselesaikan. Dalam pengusutan ini, Polres Seluma terus berkoordinasi dengan BPKP Perwakilan Bengkulu terkait perhitungan kerugian negara. Dugaan penyelewengan DD dengan jumlah anggaran mencapai Rp 1,7 miliar tersebut menyeret mantan kepala desa yakni Rigun, perangkat desa. Sedangkan warga yang dipekerjaan dan lainnya yang ikut terlibat dalam pekerjaan juga diduga terlibat.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Wabup: Rangkaian Job Fit untuk Mutasi

PEMATANG AUR – Tahapan job fit pejabat esok II kemarin telah resmi dibuka oleh Wakil…

Fraksi Nasdem Akan Ajukan Interpelasi Terkait Tabat

PEMATANG AUR – Fraksi Nesdem di DPRD Seluma akan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas…

Anggaran Pembangunan Balai Kota Minta Dipangkas

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah merencanakan pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah…

Setiap Tahun, Ada Saja ASN Cerai

BENGKULU SELATAN – Fenomena maraknya gugatan cerai tidak terlepas dari faktor kehidupan yang diperbuat melalui…

GAMKI-Polres Bengkulu, Vaksin Massal

BENGKULU – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Bengkulu bersama Polres Bengkulu akan mengadakan vaksin…

Dakwah Cara Nabi Selamatkan Iman yang Tersesat

BENGKULU – Apa sebenarnya arti Dakwah? Dakwah secara bahasa artinya memanggil, mengundang, ajakan, imbauan dan…

90% Pejabat BS Tak Paham Tupoksi

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM menuturkan, bahwa dari hasil Cascading…

,

Perangkat Desa Bisa Ajukan Pinjaman Rp 75 Juta ke Bank Bengkulu

SEMIDANG ALAS – Kepala desa dan perangkat, bisa mengajukan pinjaman hingga Rp75 juta ke Bank…

Kata Bupati Seluma, Dia Cari Kadis Berkualitas

PEMATANG AUR – Job Fit terhadap 24 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pada saat…

PR Polres Seluma. Tangkap Pemilik Ladang Ganja

SELEBAR – Hingga saat ini, anggota jajaran Kepolisian Polres Seluma masih melakukan penelusuran terkait dengan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading