Senin, 27 September 2021

Pernah Digugat di MK, Bundra Pastikan Tabat Tidak Bergeser

Angkasanews.id-
Senin, 19 Oktober 2020 | 09:19WIB
2 menit baca
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Kabupaten Seluma pernah digugat oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terkait Tapal Batas (Tabat) Kabupaten induk dengan kabupaten pemekaran. Pada saat melakukan gugatan, Gubernur Bengkulu saat ini, Rohidin Mersyah menjabat sebagai wakil bupati. Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH mengatakan bahwa, pemerintah kabupaten Seluma tetap berpedoman pada Undang-undang nomor 3 tahun 2003 tentang pemekaran kabupaten Seluma, Kabupaten Kaur dan Kabupaten Muko-muko. Dalam undang-undang tersebut, batas antara kabupaten induk dengan kabupaten pemekaran disesuaikan dengan wilayah kewedanaan. “Tidak perlu banyak komentar. Kita tetap berpedoman pada Undang-undang nomor 3 tahun 2003 tentang pemekaran,” kata Bundra kepada wartawan, kemarin.
Menurutnya, saat ini permasalahan Tapal batas ini ditunda sampai selesai Pilkada. Sehingga, seluruh masyarakat yang dalam desa sesuai Permendagri nomor 09 tahun 2020 masuk Bengkulu Selatan, secara administrasi tetap masuk ke kabupaten seluma dan memilih di Seluma. Kemudian, setelah Pilkada usai nanti, pemerintah kabupaten Seluma tetap berpegang teguh pada Undang-undang nomor 3 tahun 2003. “Masyarakat tetap bisa memilih di Seluma. Secara administrasi masyarakat Seluma. Kalau mengenai Permendagri itu, kita belum bisa menerimanya,” ucap Bundra.
Berkaitan dengan adanya penyampaian beberapa masyarakat yang memang ingin punah ke kabupaten Bengkulu Selatan, menurut Bundra hal itu mungkin hanya sebagian warga saja, karena masyarakat di sana banyak meminta agar tapal batas secara ditetapkan. Namun sesuai dengan undang-undang pemekaran. Dimana kabupaten Seluma pernah digugat oleh pemerintah kabupaten Bengkulu Selatan terkait tapal batas ini dimasa gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjabat sebagai wakil bupati BS. Namun, gugatan Pemda Bengkulu Selatan ditolak MK dan menyatakan bahwa batas kedua kabupaten ini disesuaikan dengan undang-undang pemekaran. Yaitu wilayah kewedanaan. “Masyarakat meminta agar permasalahan Tapal Batas ini segera selesai. Mereka tetap ingin berada di kabupaten Seluma. Mungkin yang berbicara seperti itu hanya beberapa orang saja,” tandasnya.
Berdasarkan Permendagri nomor 9 Tahun 2020 tentang tapal batas Kabupaten Seluma dengan Bengkulu Selatan, terdapat 1.400 Hektar wilayah Kabupaten Seluma di tujuh Desa di Kecamatan SAM dan Semidang Alas yang bergeser ke Bengkulu Selatan. Wilayah tersebut meliputi desa Muara Maras 118,62 Hektar, Serian Bandung, 211,79 hektar, Talang Alai 141,68 hektar, Talang Kemang 291,20 hektar, Jembatan Akar 346,54 hektar, dan desa Gunung Kembang 46,324 M2, dan satu desa di Semidang Alas yakni Desa Suban 689, 65 Hektar. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tanyakan Pengembalian Kerugian Negara Warga Desa Muara Danau Datangi Inspektorat

PEMATANG AUR – Untuk memastikan pengembalian kerugian negara dari hasil audit yang telah dilakukan oleh…

HD Oto Ditiru Walikota Palembang, Ini Kata Helmi Hasan

BENGKULU – Program fenomenal Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi yakni HD…

Pembagian PKHD di Pematang Gubernur Diwarnai Tetesan Air Mata Warga

Mimik muka haru dan bahagia terpancar dari salah satu warga warga Kelurahan Pematang Gubernur atas…

Belum Ada Rencana Mutasi di BS

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM dan Wakil Bupati BS, H…

,

Biaya Seragam di SMAN 3 Seluma Capai Rp950 ribu

PADANG PELASAN – Wali murid siswa SMAN 03 Seluma Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan diminta…

Pemprov Uji Coba 50 Persen ASN WFO

BENGKULU – Provinsi Bengkulu masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II, yang memiliki…

Helmi : Tak Usah Malu Sedekah, Walaupun Kecil

BENGKULU – Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara mengenai adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang…

Pemilik Warem Bantah Afrijal Minum di Tempatnya

SELUMA – Pemilik Warem di Semidang Alas, Dedi membantah jika Afriadi, minum minuman keras di…

Wabup BS Kunjungi Rutan Banjir

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,S.Sos mengintruksikan Wakil Bupati (Wabup) BS, H.Rifai…

Diduga Tenggak Miras Oplosan, Warga Ilir Talo Meninggal

SELEBAR – Diduga lantaran usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan disebuah Warung Remang-remang (Warem) seorang…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading