Rabu, 29 September 2021

Pengelolaan BUMDes Banyak Temuan

Angkasanews.id-
Jumat, 11 Desember 2020 | 02:50WIB
2 menit baca
inspektorat Dedy Rahmadani
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Setelah melakukan audit khusus ke 16 desa di kabupaten Seluma. Rencananya Inspektorat Kabupaten Seluma tahun depan akan melakukan audit reguler ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Karena berdasarkan hasil audit ke desa-desa sebelumnya, banyak sekali temuan berkaitan dengan BUMDes. Inspektur Daerah Deddy Ramdhani SE M. SE MA mengatakan bahwa, hasil audit reguler oleh auditor ke lapangan, banyak sekali ditemukan temuan berkaitan dengan BUMDes. “Tahun depan prioritas untuk mengaudit dana BUMDes. Karena dari 16 desa yang dilakukan audit sebelumnya, masih banyak ditemukan tidak tersedianya data, proses usaha dan penyaluran ke BUMDes tidak sesuai aturan,” kata Deddy kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, ada juga BUMDes yang merugi. Ada BUMDes yang tidak melaporkan kegiatan setiap tahun. Ada juga yang tidak ada bukti pembelian barang BUMDes. Atas banyak temuan tersebut, berdasarkan hasil rapat bersama, maka rencananya berkaitan dengan BUMDes ini akan dilakukan audit reguler setiap tahunnya. “Karena BUMDes ini kan bentuknya usaha, jadi tidak boleh rugi. BUMDes ini harusnya terus meningkat. Serta harus jelas badan hukum dan keuangannya,” ucap Deddy.
Sementara itu, Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), atas audit reguler yang dilakukan di 16 desa di Kabupaten Seluma, terkait dengan penggunaan Dana Desa. Dimana dalam rekapitulasi tersebut, terdapat temuan sebesar Rp 4,1 Miliar. Temuan tersebut diketahui, setelah tim auditor turun ke lapangan, melakukan audit reguler ke 16 desa. Beberapa temuan tersebut diantaranya, Desa Pagar Banyu Kecamatan Ulu Talo sebesar Rp 26 juta, yang berkewajiban mengembalikan uang tersebut karena tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sebanyak lima desa, saat ini belum melengkapi SPJ. Yaitu Desa Pering Baru, Desa Genting Juar, Desa Tanjung Agung, Talang Durian dan Desa Maras Bantan dengan total Rp2,4 Miliar. Yang harus segera dilengkapi oleh desa yang bersangkutan. Kemudian, dua desa, diantaranya Desa Talang durian dan Desa Maras Bantan. Sejauh ini belum mendapatkan verifikasi dari Sekretaris Desa, dimana dari dua desa tersebut total temuan mencapai Rp 1,7 Miliar.(ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

BS Bebas Rabies

BENGKULU SELATAN – Mewujudkan terbebas dari virus rabies, Pemda BS melalui bidang peternakan Dinas Pertanian…

Diduga Melebar, Dua IRT Hantam Truk

SELEBAR – Insiden kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma. Tepatnya…

Mess Pemda dan Persada Bung Karno Akan Disewakan

BENGKULU – Bangunan Mess Pemda dan Persada Bung Karno Bengkulu semakin hari semakin terbengkalai, maka…

Tersandung Hukum, Pensiun Dini Emzaili Diproses

PEMATANG AUR – Mantan kepala Dinas Pendidikan Emzaili Hambali M. Pd saat ini telah mengusulkan…

Gagal Menanjak, Mobil Touring Hantam Rumah

TALANG SALING – Kondisi jalan berlubang di ruas jalan dua jalur Kelurahan Talang Saling kembali…

Kejar Pendapatan Daerah, Aset Pemprov Segera Dioptimalkan

BENGKULU – Barang Milik Daerah (BMD) memerlukan pengelolaan agar dapat menunjang kinerja pemerintah dalam mengoptimalkan…

Baru Bank Bengkulu, Perusahaan di BS Salurkan CSR

BENGKULU SELATAN – Kepedulian perusahan terhadap kemajuan daerah masih sangat rendah. Seperti tanggung jawab sosial…

,

Terjaring Razia Sapol PP, Lima Pasangan Bukan Muhrim Diamankan

BENGKULU SELATAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkulu Selatan (BS) kembali menggelar razia…

Terbang Dari Kota Bengkulu Tak Perlu PCR Lagi, Cukup Antigen Saja BENGKULU – Kabar gembira…

Kata Bupati Seluma, Mutasi Tak Pakai Uang

PEMATANG AUR – Menjelang pelaksanaan Mutasi pejabat eselon III, IV dan eselon II di lingkungan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading