Senin, 27 September 2021

Pemda Tempuh Upaya Hukum ke Mahkamah Agung

Angkasanews.id-
Jumat, 6 November 2020 | 02:16WIB
2 menit baca
Kabag Administrasi Seluma
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Polemik Tapal Batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dengan Kabupaten Bengkulu Selatan sepertinya akan berbuntut panjang. Karena, mediasi dan pertemuan serta peninjauan ke lokasi titik koordinat Tabat tidak menemukan kata sepakat. Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Seluma Dadang Kosasi ST, MT mengatakan bahwa, karena mediasi belum menemukan kata sepakat. Dan pemerintah Provinsi Bengkulu, telah menjawab surat Pemda Seluma yang dikirim 19 Oktober 2020 perihal Permohonan Pengembalian Tapal Batas Kabupaten Seluma dengan Kabupaten Bengkulu Selatan sesuai dengan Peta Kewedanaan Bengkulu. Surat jawaban telah diterima oleh Pemda Seluma tertanggal 3 November ini. “Seharusnya setelah hasil cek lapangan kemarin harus dipertemukan kedua kabupaten. Namun kita malah diarahkan ke Mahkamah Agung. Jadi kita akan tempuh jalur hukum ke Mahkamah Agung. Sekarang sedang kita siapkan segala sesuatunya,” kata Dadang kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, Pemda Seluma sebelumnya sudah berupaya menempuh jalur mediasi. Dan sudah melakukan koordinasi ke Kementerian Dalam Negeri. Namun, pemerintah provinsi sepertinya tidak berlaku adil. Karena dinilai memang sengaja tidak lagi melakukan mediasi antara pemerintah kedua kabupaten tersebut. “Kita sudah meminta petunjuk bupati dan melakukan koordinasi ke DPRD untuk mempersiapkan itu. Sejauh mana. Apakah anggarannya sudah tersedia atau belum. Kita minta DPRD ikut membantu dalam hal mengupayakan itu. Bukan hanya ucapan tapi juga dukungan anggaran juga didorong,” kata Dadang.

Terpisah, Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca S. Sos mengatakan bawa, Gubernur Bengkulu menyerahkan polemik Tabat Seluma-BS untuk menempuh jalur hukum menggugat permendagri no 9 Tahun 2020 tersebut. Karena dinilai lahirnya permendagri berdasarkan hasil kesepakatan Pemkab Seluma dan Pemkab BS yang ditandatangi oleh Wakil Bupati Seluma Suparto pada 03 Agustus 2018 lalu. “Intinya balasan surat tersebut, Bupati Seluma untuk melakukan upaya hukum ke Makamah Agung Judicial Review permendagri no 9 Tahun 2020,” tegas Nofi. Menurutnya, walupun terbitnya permendagri no 9 Tahun 2020 berdasarkan kesepakatan antara Pemkab Seluma dan Pemkab Bengkulu Selatan. Bupati Seluma diminta kembali mengirimkan surat ke Gubernur Bengkulu untuk memfasilitasi musyawarah. “Permendagri tersebut tidak bisa lagi direvisi dan sah sudah ditetapkan, dengan itu kita harus melakukan upaya hukum,” tandasnya. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tanyakan Pengembalian Kerugian Negara Warga Desa Muara Danau Datangi Inspektorat

PEMATANG AUR – Untuk memastikan pengembalian kerugian negara dari hasil audit yang telah dilakukan oleh…

HD Oto Ditiru Walikota Palembang, Ini Kata Helmi Hasan

BENGKULU – Program fenomenal Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi yakni HD…

Pembagian PKHD di Pematang Gubernur Diwarnai Tetesan Air Mata Warga

Mimik muka haru dan bahagia terpancar dari salah satu warga warga Kelurahan Pematang Gubernur atas…

Belum Ada Rencana Mutasi di BS

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM dan Wakil Bupati BS, H…

,

Biaya Seragam di SMAN 3 Seluma Capai Rp950 ribu

PADANG PELASAN – Wali murid siswa SMAN 03 Seluma Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan diminta…

Pemprov Uji Coba 50 Persen ASN WFO

BENGKULU – Provinsi Bengkulu masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II, yang memiliki…

Helmi : Tak Usah Malu Sedekah, Walaupun Kecil

BENGKULU – Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara mengenai adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang…

Pemilik Warem Bantah Afrijal Minum di Tempatnya

SELUMA – Pemilik Warem di Semidang Alas, Dedi membantah jika Afriadi, minum minuman keras di…

Wabup BS Kunjungi Rutan Banjir

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,S.Sos mengintruksikan Wakil Bupati (Wabup) BS, H.Rifai…

Diduga Tenggak Miras Oplosan, Warga Ilir Talo Meninggal

SELEBAR – Diduga lantaran usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan disebuah Warung Remang-remang (Warem) seorang…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading