Jumat, 17 September 2021

Nipu Arisan, Oknum Pengusaha Kuliner Seluma Pakai Nama Fiktif

Angkasanews.id-
Kamis, 2 September 2021 | 01:41WIB
2 menit baca
Amaitul Aini, salah satu korban arisan DW yang dikenal sebagai pengusaha kuliner di Tais
16859678893602362891

LUBUK LINTANG – Arisan Get atau arisan berantai (menurun) hingga saat ini menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Seluma. Pasalnya, banyak para kaum ibu-ibu yang telah menjadi korban penipuan dan penggelapan pada arisan Get tersebut. Tak hanya kaum Ibu Rumah Tangga (IRT) saja yang menjadi korban. Melainkan ada juga Istri pejabat dan ASN, bahkan istri oknum Polisi yang juga ikut menjadi korban penipuan.
Dari data terbaru yang diperoleh di dalam menggali arisan Get yang telah menjadi perbincangan hangat saat ini. Diduga banyak nama anggota arisan yang diduga fiktif. Pasalnya dari jumlah anggota arisan di dalam grup arisan Get yang berjumlah 25 orang anggota. Dicurigai, jika ada beberapa nama yang diduga hanya dipalsukan oleh Owner (Admin) arisan.
“Nah ini yang kami sanksi di grup ini. Di grup ini ada huru-hara gitu. Katanya yang nomor satu itu Owner, nomor 2 dan nomor 3 ada nama. Sedangkan nama nomor 2 kami tanya-tanya di grup ternyata tidak ada. Nomor tiga juga tidak ada. Memang nama pada nomor tiga ada, tapi tidak di grup kami. Bukan di grup Get Rp 50 juta, dia di grup Rp 5 juta apa di grup berapa gitu,” kata Almatul Aini (43) salah satu korban pada Get Rp 50 Juta saat dikonfirmasi Radar Seluma di kediamannya. Dalam setiap grup arisan Get tersebut, di setiap penerima pertama selalu diawali oleh Owner. Bahkan pada Get Rp 50 juta grup yang diikuti korban juga demikian. Dicurigai jika penerima nomor 2 dan 3 diduga fiktif yang dibuat oleh Ownernya sendiri.
Terkait dengan sistem pada arisan Get tersebut diketahui dengan menggunakan sistem menurun (Sesuai nomor urut yang telah disesuaikan). Dalam sistem setoran pada arisan Get Rp 50 juta yang diikuti korban. Dapat dilakukan penyetoran (Pembayaran) secara angsuran setia harinya, ataupun setiap sebulan sekali. “Perbulan itu tergantung, nomor atas itu cari kawan ke bawah. Untuk yang Ayuk Get Rp 50 juta, setoran perharinya berbeda-beda. Ada yang Rp 100 ribu, Rp 120 ribu. Kalau Ayuk yang Rp 90 ribu. Ke bawah bisa Rp 34 ribuan perharinya,” tegasnya.
Dalam arisan Get tersebut juga diketahui bisa dilakukan pembayaran setia bulan sekali dengan pembayaran Rp 2,7 juta. Pembayaran atau penyetoran pada arisan tersebut juga diketahui dapat dibayarkan langsung ke owner. Bahkan ada juga yang ditagih oleh orang suruhan Owner yang menagih ke rumah-rumah anggota arisan Get.
Diakui korban, jika untuk pertama kalinya terbentuk arisan Get tersebut setelah adanya ajakan melalui Facebook. Owner mencantumkan siapa yang mau mengikuti arisan Get. Mulainya pemberitahuan atau ajakan arisan Get tersebut sekitar kurang lebih 4 bulan yang lalu. Herannya lagi, dalam satu grup arisan Get tersebut para anggota arisan belum pernah sekalipun melakukan acara pertemuan. “Setiap pembayaran hanya ada jempol-jempol di grup. Sebelumnya kami memang agak ragu, jadi suami saya menyarankan jika setiap setoran seharusnya ada tanda bukti. Itu pernah saya sarankan di grup tetapi tidak diterima,” ujarnya.
Diketahui juga, jika pada arisan get yang dilakukan Owner tersebut ternyata tak hanya ada satu grup arisan saja. Melainkan banyak grup arisan dengan get yang bervariasi. Yakni seperti pada grup arisan Get Rp 5 juta, Rp 20juta, RP 30 juta hingga Get Rp 50 juta.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading