Jumat, 17 September 2021

Nasib Peserta Arisan, Teken Kuitansi Kosong lalu Dilaporkan ke Polisi

Angkasanews.id-
Jumat, 3 September 2021 | 01:22WIB
2 menit baca
IMG_20210902_163157
16859678893602362891

PANDAN – Arisan Get atau arisan berantai (menurun), saat ini menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Seluma. Satu persatu korban arisan Get mulai berani bersuara. Setelah sebelumnya takut karena pernah diancaman owner, salah seorang korban arisan Get buka suara. Korban, Ida Heryani anggota arisan Get di Pandan Seluma Utara, mengaku dipaksa untuk menandatangani kuitansi kosong yang berujung menjadi bahan laporan Owner berinisial DW yang saat ini kabur ke polisi. Dikatakan Ida, DW yang juga pengusaha kuliner di Seluma, sempat mendatanginya sebelum menghilang. “Waktu itu, DW ke rumah. Dia menyuruh tandatangan kuitansi. Katanya kita buat kesepakatan, katanya biar ayuk bisa nyicil setiap bulannya. Terus disuruh tanda tangan, padahal belum ada jatuh tempo. Untuk jumlah uang di kuitansi belum ada,” sampai Ida Heryani saat dikonfirmasi Radar Seluma di kediamannya.
Ternyata, dalam kuitansi kemudian muncul nilai 53 juta, yang dia tidak tahu dari mana asalnya. Kemudian, DW melaporkannya ke Polsek. Ida merasa aneh dengan laporan tersebut, laporan hal apa juga tidak diketahuinya.
Dimana kronologis penandatangan tersebut di bawah tekanan owner, ketika dirinya ingin meminjam uang sebesar Rp 2 juta. Uang diberikan owner dengan tanda tangan kuitansi kosong. Namun, tanpa diduga sepulang dari kediaman owner, kuitansi kosong tersebut justru menjadi bahan laporan Owner. Bahkan dalam kuitansi kosong tersebut terdapat jumlah nominal uang sebesar Rp 53 juta. “Ayuk ke rumahnya sehari sebelum lebaran haji. Waktu itu kuitansi kosong, pas Ayuk balik baru ada inboxnya totalnya Rp 53 juta. Ayuk diam aja. Ayuk bingung karena dia menyebut itu utang keseluruhan,” ujarnya.
Kemudian, DW ini melapor ke polisi dan menyebarkan laporan tersebut ke seluruh grup arisan get. Supaya para peserta lainnya tunduk dan patuh terhadap owner. Sekaligus mempercayai trik owner untuk mengelabui korban arisan lain, bahwa uang tersebut dipinjam oleh salah satu peserta arisan. “Memang di uitansi itu tanda tangan Ayuk. Tapi kalau uang Rp 53 juta itu aku gak tahu darimana asalnya. Sebab, waktu Ayuk tandatangan, belum ada jumlah uang di kuitansi itu,” tegasnya.
Sementara itu, sebagian besar peserta yang mengikuti arisan get ini berharap mendapatkan keuntungan. Namun justru menjadi korban penipuan berkedok arisan yang dilakukan oleh owner yang kini menghilang dan belum diketahui keberadaannya.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading