Jumat, 17 September 2021

Masih WFH, Ngantor Tunggu Keputusan PPKM

Angkasanews.id-
Senin, 23 Agustus 2021 | 01:15WIB
1 menit baca
Mirin Ajib
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Hingga kemarin, Kabupaten Seluma masih menerapkan sistem Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III. Sehingga sejumlah kebijakan masih diterapkan. Diantaranya kebijkan bekerja dari rumah (work from home) atau WFH. Dengan memberlakukan 50 persen ASN masuk kantor dan 50 persen lagi bekerja dari rumah secara bergantian. Hal ini dilakukan masih dengan tujuan agar tidak terjadi kerumunan. Yang bisa berpotensi pada penularan covid-19. Asisten I Setda Seluma, Mirin Ajib SH MH mengatakan bahwa, untuk saat ini belum diberlakukan kebijakan yang baru. “Sampai saat ini belum ada kebijakan baru. Sehingga Seluma masih menerapkan WFH untuk para ASN. Sebagian dari ASN bekerja dari rumah. Kemudian diterapkan sistem piket secara bergantian,” kata Mirin, kemarin. Menurutnya, sampai saat ini belum ada pelonggaran PPKM. Selain itu, Pemkab Seluma juga menunggu instruksi dari pemprov dan pemerintah pusat. Karena sampai saat ini kasus covid-19 di Kabupaten Seluma belum berakhir. Serta masih ditemukan kasus baru. Meskipun jumlah yang sembuh juga meningkat. “Meskipun banyak yang sembuh, tapi tambahan kasus baru juga banyak. Sehingga saat ini Seluma belum zona hijau. Itulah sebabnya PPKM masih diberlakukan,” sampainya. Selain, adanya kebijakan WFH. Mirin mengatakan bahwa untuk pembatasan aktivitas masyarakat juga diberlakukan. Salah satunya adalah masalah pesta pernikahan. Saat ini Satgas Covid-19 sudah mengeluarkan edaran larangan menggelar resepsi pernikahan. Serta hanya diperbolehkan untuk akad saja dengan jumlah yang terbatas. “Akad nikah tetap diperbolehkan, yang dilarang adalah pesta atau resepsi. Karena berpotensi menimbulkan kerumunan. Kapolres Seluma sebelumnya juga sudah memberikan ultimatum mengenai larangan tersebut,” ujarnya. Pemkab Seluma berharap kasus covid-19 di Kabupaten Seluma bisa segera berakhir. Sehingga semuanya bisa berjalan normal seperti sebelumnya. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading