Selasa, 21 September 2021

Keluar dari PJTKI, PS Kerja di Taiwan Secara Ilegal

Angkasanews.id-
Selasa, 24 Agustus 2021 | 01:46WIB
1 menit baca
Ridwan
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Ternyata, perusahaan yang memberangkatkan PS, warga Lubuk Resam yang menjadi tersnagka penganiayaan hingga korban meninggal dunia di Taiwan, ilegal. Kendati berstatus sebagai TKI Ilegal, Disnakertrans Kabupaten Seluma tetap berupaya membantu keringanan hukuman bagi PS yang merupakan TKI Taiwan alas Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara. Yakni dengan menyurati KBRI Taiwan, melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungam Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Palembang. Pasca ditetapkan status tersangka oleh Kepolisian Taiwan.
Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya perhatian Pemerintah Daerah (Pemkab) Seluma. Untuk memberikan keringanan hukuman bagi PS yang tersandung kasus penganiayaan yang berujung kematian seorang TKW asal Indramayu Provinsi Jawa Barat, dilokasi kejadian.
“Berdasarkan informasi yang kami dapat, PS ini awalnya ilegal. Melalui PJ TKI Mekar Jaya Wanayasa Bekasi,” sampai Kepala Disnakertrans Kabupaten Seluma, Ridwan Sabri.
Dijelaskannya, jika informasi yang didapat dari BP3TKI Palembang menyebutkan, PS berangkat dari Bekasi melalui perusahaan Jasa Pemberangkatan TKI PT Mekar Jaya Wanayasa Putra cabang Bengkulu. Seluma berangkat secara resmi berdasarkan perjanjian penempatan TKI Taiwan. Namun, berselang beberapa bulan di Taiwan, yang bersangkutan keluar dari tempat kerjanya yang pertama. Diketahui juga pindah kerja di sebuah area perkebunan tomat di Nantao Taiwan secara ilegal.
Dari tempat kerjanya yang kedua secara ilegal inilah, kejadian penikaman terhadap Komariah (Korban) yang dinilai memberatkan tersangka oleh otoritas setempat. Baik legalitasnya sebagai TKI dan tindakan kriminal yang dilakukannya.
“Setelah beliau pindah, lalu beliau memutuskan kontrak dengan BP3TKI. Sehingga beliau dikatakan ilegal,” tegasnya.
Sampai saat ini, informasi dari KBRI Taiwan melalui BP3TKI Palembang menyebutkan jika kondisi PS saat ini masih menjalani proses penyelidikan pihak Kepolisian Taiwan. Sehingga belum dapat diakses bertemu langsung atau melalui komunikasi yang bersangkutan.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Wabup: Rangkaian Job Fit untuk Mutasi

PEMATANG AUR – Tahapan job fit pejabat esok II kemarin telah resmi dibuka oleh Wakil…

Fraksi Nasdem Akan Ajukan Interpelasi Terkait Tabat

PEMATANG AUR – Fraksi Nesdem di DPRD Seluma akan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas…

Anggaran Pembangunan Balai Kota Minta Dipangkas

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah merencanakan pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah…

Setiap Tahun, Ada Saja ASN Cerai

BENGKULU SELATAN – Fenomena maraknya gugatan cerai tidak terlepas dari faktor kehidupan yang diperbuat melalui…

GAMKI-Polres Bengkulu, Vaksin Massal

BENGKULU – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Bengkulu bersama Polres Bengkulu akan mengadakan vaksin…

Dakwah Cara Nabi Selamatkan Iman yang Tersesat

BENGKULU – Apa sebenarnya arti Dakwah? Dakwah secara bahasa artinya memanggil, mengundang, ajakan, imbauan dan…

90% Pejabat BS Tak Paham Tupoksi

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM menuturkan, bahwa dari hasil Cascading…

,

Perangkat Desa Bisa Ajukan Pinjaman Rp 75 Juta ke Bank Bengkulu

SEMIDANG ALAS – Kepala desa dan perangkat, bisa mengajukan pinjaman hingga Rp75 juta ke Bank…

Kata Bupati Seluma, Dia Cari Kadis Berkualitas

PEMATANG AUR – Job Fit terhadap 24 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pada saat…

PR Polres Seluma. Tangkap Pemilik Ladang Ganja

SELEBAR – Hingga saat ini, anggota jajaran Kepolisian Polres Seluma masih melakukan penelusuran terkait dengan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading