Sabtu, 27 November 2021

Kades Cawang Dikirim Langsung ke Sel Tahanan Mapolres

Angkasanews.id-
Selasa, 16 November 2021 | 11:09WIB
1 menit baca
IMG_20211116_174311
16859678893602362891

Kejaksaan Negeri Seluma akhirnya menetapkan status tersangka dalam penanganan kasus dugaan korupsi pada program Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Cawang. Satu orang yang ditetapkan status tersangka adalah Sahari, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Cawang, Kecamatan Lubuk Sandi. Setelah ditetapkan tersangkakasus dugaan korupsi pada DD dan ADD tahun 2020, tersangka langsung digiring ke mobil tahanan kejaksaan dan dikirim ke sel tahanan Mapolres Seluma sebagai titipan tahanan jaksa. Penetapan tersangka dilakukan pada Selasa (16/11) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.
Tampak Kepala Desa Cawang digelandang keluar dari ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Seluma. Dengan menggunakan rompi oranye (tahanan) menuju ke mobil tahanan yang telah menunggu di depan kantor Kejaksaan Negeri Seluma. “Hari ini kita melakukan penahanan terhadap tersangka atas dugaan tindak pidana korporasi DD di Desa Cawang berinisialkan S (Sahari-red),” kata Kejari Seluma, Wuriadhi Paramitha, SH MH.
Wuriadhi menegaskan, pada program DD dan ADD tahun 2020 dengan pagu anggaran sebesar lebih dari 1 miliar, ditemukan adanya kerugian negara dari hasil audit BPK RI yang mencapai Rp 292 Juta. Dengan dugaan adanya pengerjaan proyek fiktif yang tidak dikerjakan. “Tersangka dikenakan pada Pasal 2 atau 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tegasnya.
Kepala Desa Cawang terlihat langsung digelandang ke dalam mobil tahanan dan dititipkan ke tahanan Mapolres seluma, sebelum menjalani proses persidangan. Dalam penanganan kasus tersebut diketahui. Adanya pelaksanaan beberapa kegiatan DD Desa Cawang yang diduga fiktif. Diantaranya pada pekerjaan pemeliharaan jalan sebesar Rp 28 juta. Pembangunan, pemeliharaan dan pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) sebesar Rp 302 juta. Kemudian pemeliharaan taman bermain anak sebesar Rp 16 juta. Pemeliharaan jaringan sanitasi desa sebesar Rp 56 juta. Kemudian, pembangunan dan rehab jamban atau MCK desa sebesar Rp 68 juta.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Dinas Sosial Data e- Warung Tak Layak

PEMATANG AUR – Kepala Dinas Sosial Seluma, Elian Suandi M. Si mewarning Elektronik Warung Gotong…

Dua Klub Seluma Bertanding di Liga III

BABATAN – Dua klub sepak bola asal Kabupaten Seluma langsung mengikuti tanding pembukaan liga III…

,

Mobil Anggota Polisi Masuk Jurang

SAKAIAN – Mobil Ford Ranger warna hitam yang diketahui dikemudikan oleh anggota Polsek Talo, mengalami…

146 Pejabat di BS Dilantik

BENGKULU SELATAN – Pemerintah kabupaten (pemkab) Bengkulu Selatan (BS) menggelar mutasi pejabat Eeselon II, III…

122 Pasang Warga Seluma Nikah Isbat

PEMATANG AUR – Pelaksanaan sidang isbat terpadu yang diselenggarakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Seluma bersama Pengadilan…

Izin Gubernur Turun, Oknum Dewan Seluma Diperiksa Polisi

SELEBAR – Setelah keluarnya izin dari Gubernur Bengkulu dan telah diterima oleh oleh pihak Kepolisian…

Kasus DD Arang Sapat, Jaksa Tunggu Perhitungan KN

SELEBAR – Pengusutan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Arang Sapat, Kecamatan Lubuk Sandi hingga…

,

SMKN 06 Seluma, Tak Transparan Soal Dana BOS

PAGAR AGUNG – Satu satu permasalah di SMKN 06 Seluma mencuat naik. Kali ini, Ketua…

,

Walau Dimudahkan, Namun Investor Masuk Seluma Harus Lengkap Ijin

PEMATANG AUR – Kehadiran investor di Kabupaten Seluma saat ini memang dibutuhkan, namun harus diikuti…

Awal Desember Belum Dibongkar, Satpol akan Bongkar Paksa

PEMATANG AUR – Pemerintah kabupaten Seluma memberikan warning keras kepada pedagang untuk membongkar dengan sendiri…