Rabu, 22 September 2021

DPRD Provinsi Cek Limbah Pabrik BSL, Diduga Cemari Lingkungan

Angkasanews.id-
Rabu, 10 Maret 2021 | 01:16WIB
1 menit baca
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Limbah pabrik PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) 2 di Desa Air Teras Kecamatan Talo diduga mencemari lingkungan. Limbah pabrik pengelolaan minyak kelapa sawit tersebut diduga mencemari lingkungan persawahan petani yang berjarak kurang dari satu kilometer dari kolam limbah pabrik tersebut. Salah satu warga Desa Air Teras Kecamatan Talo, Sailan mengantakan bahwa, dalam tiga hari ini banyak ikan mati di dekat persawahan mereka. Mereka menduga akibat limbah perusahaan tersebut. “Kami menduga karena limbah pabrik tersebut,” kata dia. Sementara itu, Pansus Rencana Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) DPRD Provinsi Bengkulu melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait keluhan warga tersebut. Ketua Pansus RPPLH Usin Abdisyah Putra Sembiring didampingi wakil ketua Dempo Xler dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Seluma Jonaidi SP MM melakukan peninjauan ke beberapa kolam limbah pabrik tersebut. Pansus kemudian juga melakukan peninjauan ke lokasi pembuangan akhir limbah di dekat sungai Air Teras. “Kita menindaklanjuti terkait adanya laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan limbah pabrik CPO yang diduga merusak lingkungan,” kata Usin, dalam Sidak kemarin.
Pihaknya kata dia, akan merekomendasikan ke Dinas LH Provinsi Bengkulu dan Dinas LH Kabupaten Seluma untuk memastikan terkait temuan limbah pabrik tersebut. Jika memang mengarah kepada pelanggaran hukum, maka nantinya bisa saja diproses oleh pihak berwajib. “Kami meminta rekomendasi LH provinsi dan Kabupaten memeriksa kembali temuan tersebut. Memastikan apakah dugaan itu menjadi peristiwa hukum atau tidak,” jelasnya.
Sementara itu, GM BSL 2 Irwan Siregar membantah terkait adanya limbah yang merusak lingkungan. Dia mengaku bahwa, masuknya limbah tersebut akibat banjir yang melanda di daerah itu. Dia mengelak bahwa limbah pabrik belum memenuhi kolam yang tersedia sebanyak 23 kolam limbah. “Limbah apa itu. Kita belum ada limbah yang keluar,” elak Irwan. Dia kemudian menjelaskan bahwa jarak kolam limbah terakhir dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) sejauh 500 meter. Dan dari kolam limbah awal berjarak satu kilo meter. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tebat di Lunjuk Dibangun Tanpa Izin?

LUNJUK – Pembangunan wisata Tebat Ratu, yang berada di Desa Lunjuk, Kecamatan Seluma Barat kabarnya…

Pagi Ini, Ada Vaksin GAMKI-Polri di RRI Bengkulu

BENGKULU – Bagi warga Provinsi Bengkulu yang belum vaksin, baik vaksin I dan ke II,…

Nasdem Kritisi RPJMD

PEMATANG AUR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten…

Judicial Review Permendagri, Pemda Seluma Konsultasi ke Pengadilan

TALANG SALING – Selasa (21/9) siang sekitar pukul 13.45 WIB. Terlihat sebanyak tujuh kuasa hukum…

Unik, Helmi Hasan Bagi Beras 10 Kg Lebih Sebutir

Bengkulu – Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Walikota Bengkulu Helmi Hasan benar-benar mencari solusi agar…

BS Level Tiga Lagi, Pandemi Covid-19

BENGKULU SELATAN – Saat ini Bengkulu Selatan (BS) turun ke level tiga dalam hal PPKM….

15 Kios Sekundang Segera Dilaunching Pemda BS

BENGKULU SELATAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprindagkop) dan UMKM…

Wabup: Rangkaian Job Fit untuk Mutasi

PEMATANG AUR – Tahapan job fit pejabat esok II kemarin telah resmi dibuka oleh Wakil…

Fraksi Nasdem Akan Ajukan Interpelasi Terkait Tabat

PEMATANG AUR – Fraksi Nesdem di DPRD Seluma akan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas…

Anggaran Pembangunan Balai Kota Minta Dipangkas

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah merencanakan pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading