Jumat, 28 Januari 2022

Diduga Ribut Keluarga, Kadus Nekat Tenggak Racun

Angkasanews.id-
Jumat, 7 Januari 2022 | 11:27WIB
1 menit baca
IMG_20220107_171411
16859678893602362891

SELEBAR – Lantaran diduga dipicu ribut dengan keluarga (Istri). Salah satu seorang Kepala Dusun yang berada di salah satu desa wilayah Kecamatan Seluma Barat. Nekat ingin mengakhiri nyawanya, dengan melakukan percobaan bunuh diri. Dengan cara menenggak racun rumput jenis gramason. Dari data yang diperoleh di lapangan, terlihat pada Jumat (7/1) siang, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais dipenuhi oleh warga. Yang mana diketahui jika warga tersebut bermaksud ingin melihat kondisi salah satu keluarga ataupun tetangganya yang saat itu sedang dirawat oleh pihak medis. Lantaran bermaksud ingin melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun rumput jenis gramason. “Ada pasien minum racun lagi. Saat ini sedang ditangani oleh medis,” sampai salah satu warga saat dikonfirmasi di RSUD Tais.
Dari informasi yang diterima, aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh salah satu Kepala Dusun (Kadus) yang diketahui berinisial ED (30) telah dilakukan di kebun. Pada Jumat (7/1) siang. Diduga lantaran dipicu ribut keluarga dengan sang istri. Bahkan diketahui juga, jika sebelum melakukan percobaan bunuh diri, ED sempat berfoto selfi dengan memegang racun jenis gramason. Setelah berfoto selfi, ED sempat mengirimkan foto tersebut kepada sang istri. Tak berselang sala, ED pun sempat menelfon sang istri dengan memberi kabar jika dirinya telah menenggak racun di kebun. Mendapatkan informasi tersebut sang istri bersama keluarga langsung menyusul ke lokasi tempat ED bermaksud mengakhiri hidupnya. “Iya informasinya ada warga yang minum racun mas. Saat ini sudah dibawa ke RSUD Tais,” terang Tasmin yang diketahui merupakan mantan Kepala Desa saat berusaha dikonfirmasi Radar Seluma.
Melihat kondisi korban yang saat itu sudah lemas. Pihak keluarga dan wargapun langsung membawa korban ke Puskesmas Talang Tinggi untuk mendapatkan pertolongan. Sebelum dirujuk ke RSUD Tais mengingat kondisi korban yang sudah lumayan parah. Saat ini korban masih dalam perawatan pihak medis RSUD Tais.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Menumbuhkan Disiplin Positif Sekolah

Oleh Ermina Eka Putri, S.Pd Calon Guru Penggerak Angkatan 4 SMPN 35 Seluma SMP NEGERI…

, , ,

Tiga Mantan Pimpinan DPRD Ditetapkan Tersangka Korupsi

BENGKULU – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu menetapkan sebagai tersangka dalam kasus Bahan Bakar…

,

Implementasi E-Government, Bengkulu Peringkat 10 Nasional

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berhasil mendapatkan predikat Baik dengan perolehan nilai 2,79 di…

,

Tak Lolos Asesmen, Perangkat Desa Diberhentikan

BENGKULU SELATAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) memastikan akan menggelar…

,

Gubernur Bengkulu Sidak Disperindag dan Dikbud

BENGKULU – Selasa (26/1) kemarin, Gubernur Rohidin Mersyah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Dinas Pendidikan…

, ,

Warga Minta Ritel Dicek, Terkait Penimbunan Minyak Goreng

SUKARAJA – Masyarakat mengharapkan agar pihak terkait atau dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten…

Bupati Minta Kritik Harus Berimbang

PEMATANG AUR – Bupati Seluma Erwin Octavian SE menegaskan bahwa, Pemkab Seluma tidak anti kritik….

,

Pengakuan ASN Seluma Dalam Fortuner Depan Masjid, Hanya Ngobrol

PASAR SELUMA – Masyarakat Kabupaten Seluma sempat dibuat heboh dengan adanya postingan di media sosial…

, , ,

Sepakat, Massa PPDI Bubar

PEMATANG AUR – Setelah melewati proses mediasi yang panjang. Akhirnya aksi demo Persatuan Perangkat Desa…

,

Sempat Ricuh, Demo Perangkat Desa se Seluma

PEMATANG AUR – Lantaran terbawa suasana panas demo ribuan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading