Jumat, 17 September 2021

Buruh Harian PT SIL Mogok

Angkasanews.id-
Selasa, 15 Juni 2021 | 01:27WIB
2 menit baca
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Terhitung sejak satu Minggu belakang seluruh Buruh Harian Lepas (BHL) pemanen dan pemuat yang bekerja di PT Sandabi Indah Lestari (SIL) Desa Lunjuk, Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma mogok kerja. Setelah menuntut agar perusahaan bisa memenuhi tuntutan dan memanusiakan BHL yang bekerja di PT SIL. Buntutnya, adalah laporan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang akhirnya dilakukan mediasi secara bersama. “Kedua belah pihak kita mediasikan dan dipertemukan untuk mencari jalan keluar atas laporan yang disampaikan oleh BHL yang bekerja di PT SIL ini,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kabupaten Seluma Riduan Sabrin ST kepada wartawan, kemarin.
Menurutnya, jika tuntutan dalam aduan BHL yang bekerja di PT SIL adalah Upah muat dan langsir Rp25 perkilogram. Jamsostek ditanggung oleh perusahaan. Pembayaran upah sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan tanggal 5 dan 20. THR sesuai aturan Undang-undang yang berlaku. Pembaruan SPK setiap 1 tahun sekali dan seluruh nama anggota dicantumkan di dalam SPK. Ke empat Memfasilitasi alat panen 2 kali satu tahun disetujui oleh perusahaan. Upah peruningan disetujui di angka Rp1250/batang. Kelima mengenai memfasilitasi atribut pemanen 2 kali setahun disetujui oleh perusahaan. Poin ke enam adalah mengenai ketepatan tanggal pembayaran
upah. “Dari sembilan tuntutan BHL. Hanya tiga poin yang masih akan dibahas antara kedua belah pihak. Untuk upah, jaminan kesehatan dan THR untuk BHL ini masih akan dibahas kembali,” jelasnya. Disampaikannya bahwa, intinya dinas akan memfasilitasi karyawan dan BHL ini untuk mencari jalan keluar atas keluhan BHL. Jangan sampai kedua belah pihak dirugikan baik itu perusahaan dan BHL itu sendiri. “Kedua belah pihak akan kembali mediasi dan secepatnya akan disampaikan. Mengingat saat ini sudah tiga poin yang akan dibahas di tingkat perusahaan sebelum disampaikan kepada BHL,” sampainya.
Terpisah, Maneger HRDA PT SIL Riski Octavian menyebutkan bahwa, jika apa yang disampaikan dan dilaporkan BHL ini semestinya bisa di atasi dengan duduk bersama. Hanya saja, jelas dengan mogok kerja ini perusahaan dan BHL sendiri sama sama rugi. Namun, mediasi ini sudah berjalan dan bisa mencari titik terangnya. “Mungkin ini kurangnya komunikasi dan penyampaian aspirasi dari BHL tidak tepat,” sampainya. Diterangkan, dari sembilan tuntutan yang disampaikan BHL sudah menemukan titik terang dan selangkah lagi akan membuahkan hasil. Namun untuk tiga poin lainnya masih akan dibahas di tingkat pimpinan seperti Tuntut BPJS Jamsostek, Upah panen Dan THR masih menunggu keputusan perusahaan. “Yang jelas tiga poin ini secepatnya akan kita selesaikan secepatnya BHL bisa menunggu hasil yang baik bagi kedua belah pihak ini,” tandasnya. Diharapkan, pihak BHL dapat bekerja dengan semestinya. Mengingat tiga tuntutan tersebut akan diperjuangkan di tingkat pimpinan. “Secepatnya kita selesaikan,” tandasnya. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading