Rabu, 22 September 2021

Banyak Nakes Tanpa STR?

Angkasanews.id-
Kamis, 5 Agustus 2021 | 01:44WIB
1 menit baca
Sidak RSUD Tais
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Diduga pihak Direksi RSUD Tais masih memperkerjakan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tidak memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga kesehatan. Padahal, seharusnya, STR merupakan syarat yang harus dimiliki oleh Nakes. Direktur RSUD Tais Wiwin Herwini mengakui bahwasanya masih ada Nakes yang memang tidak memperpanjang STR. Hanya saja, saat ini Nakes tersebut dipekerjakan di bagian umum dan Tata Usaha. “Kita tetap memperkerjakan Nakes yang ada STR. Nakes yang tidak ada STR kita pekerjakan dibagian yang tidak menangani pasien langsung, ini sudah berlaku sejak beberapa tahun yang lalu,” kata dr. Wiwin Herwini kepada wartawan, kemarin. Dia mengakui bahwasanya sudah banyak Nakes yang tidak memiliki STR dipindahkan ke bagian umum dan tata usaha. Hal itu karena memang sesuai aturan, memang tidak boleh ditempatkan dipelayanan langsung, jika belum memiliki STR. “Yang pastinya Nakes yang tidak ada STR atau tidak memperpanjang STR, kami pindahkan ke managemen atau keruangan yang tidak menangani pasien secara langsung,” ucap Wiwin.
Direktur RSUD juga membantah bahwa masih ada Nakes yang tanpa STR bekerja melayani pasien. “Saya selalu tegaskan, ke kabag TU dan Kepegawaian, Nakes yang bekerja di RSUD wajib memiliki STR,” tandasnya. Berdasarkan informasi, sesuai Permenkes Nomor 46 tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan. Dalam pasal 2 Permenkes tersebut diatas disebutkan bahwa, setiap Tenaga Kesehatan yang akan menjalankan praktik dan atau pekerjaan keprofesiannya wajib memiliki izin dari Pemerintah. Ayat dua, untuk memperoleh izin dari Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperlukan STR. Dari pasal tersebut dapat disimpulkan bahwa STR adalah wajib adanya, sehingga secara hukum tenaga kesehatan yang belum mempunyai STR tidak dapat melakukan praktek sesuai keprofesiannya. Pada pasal yang lain juga disebutkan pula bahwa untuk memperoleh STR tenaga kesehatan harus memiliki sertifikat kompetensi. Untuk memperoleh sertifikat kompetensi, para tenaga kesehatan harus melalui uji kompetensi. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Pagi Ini, Ada Vaksin GAMKI-Polri di RRI Bengkulu

BENGKULU – Bagi warga Provinsi Bengkulu yang belum vaksin, baik vaksin I dan ke II,…

Nasdem Kritisi RPJMD

PEMATANG AUR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten…

Judicial Review Permendagri, Pemda Seluma Konsultasi ke Pengadilan

TALANG SALING – Selasa (21/9) siang sekitar pukul 13.45 WIB. Terlihat sebanyak tujuh kuasa hukum…

Unik, Helmi Hasan Bagi Beras 10 Kg Lebih Sebutir

Bengkulu – Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Walikota Bengkulu Helmi Hasan benar-benar mencari solusi agar…

BS Level Tiga Lagi, Pandemi Covid-19

BENGKULU SELATAN – Saat ini Bengkulu Selatan (BS) turun ke level tiga dalam hal PPKM….

15 Kios Sekundang Segera Dilaunching Pemda BS

BENGKULU SELATAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprindagkop) dan UMKM…

Wabup: Rangkaian Job Fit untuk Mutasi

PEMATANG AUR – Tahapan job fit pejabat esok II kemarin telah resmi dibuka oleh Wakil…

Fraksi Nasdem Akan Ajukan Interpelasi Terkait Tabat

PEMATANG AUR – Fraksi Nesdem di DPRD Seluma akan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas…

Anggaran Pembangunan Balai Kota Minta Dipangkas

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah merencanakan pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah…

Setiap Tahun, Ada Saja ASN Cerai

BENGKULU SELATAN – Fenomena maraknya gugatan cerai tidak terlepas dari faktor kehidupan yang diperbuat melalui…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading