Tuesday, July 5, 2022
spot_img
HomeHukum dan kriminalTempo Seminggu, Sudah 3 Kasus Percobaan Bunuh Diri

Tempo Seminggu, Sudah 3 Kasus Percobaan Bunuh Diri

radarselumaonline.com SELEBAR – Kasus percobaan bunuh diri akhir-akhir ini kembali marak terjadi di wilayah Kabupaten Seluma. Pasalnya dalam tempo seminggu ini, sudah tiga kasus percobaan bunuh diri dengan beragam motif yang melatarbelakanginya. Salah satunya pengaruh faktor ekonomi. Tempo seminggu ini diketahui sudah tiga orang yang telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais. Dengan kasus percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh para pelaku. Aksi dugaan percobaan bunuh diri tersebut dilakukan dengan menenggak racun rumput.
“Sudah ada sekitar tiga pasien yang telah dilarikan ke sini mas,” ujar salah satu petugas saat dikonfirmasi.
Aksi percobaan bunuh diri terakhir ini, diketahui telah dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang diketahui berinisial Mf merupakan warga Desa Talang Padang, Kecamatan Talo Kecil. Aksi percobaan bunuh diri tersebut telah terjadi pada Rabu (22/6). Dari informasi yang terhimpun, aksi percobaan bunuh diri dilakukannya diduga karena faktor ekonomi.

Korban dugaan aksi bunuh diri sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas sebelum dibawa ke RSUD Tais. Korban langsung mendapatkan pertolongan pihak Medis RSUD Tais. Untung saja korban dapat diselamatkan dan saat masih mendapatkan perawatan medis RSUD Tais.

Terkait dengan hal tersebut, Kapolres Seluma, AKBP Dharmawan Dwiharyanto SIK melalui Kasat Samapta, AKP Suwarjo saat dikonfirmasi menyampaikan, dugaan percobaan bunuh diri yang kerap terjadi diduga menilai faktor ekonomi yang menjadi salah satu penyebab aksi nekat dilakukan warga yang imannya lemah. Terlebih lagi disaat mayoritas para petani kelapa sawit di Kabupaten Seluma saat ini, tengah diuji dengan rendahnya harga TBS kelapa sawit saat ini. “Aksi minum racun itu sebenarnya karena lemah akidahnya. Iman yang lemah sehingga minum racun. Selain itu kurangnya pengawasan,” sampainya

Tak hanya faktor itu saja, aksi percobaan bunuh diri tersebut juga dapat dipengaruhi dengan faktor ekternal lainnya. Ataupun tekanan keluarga dan lingkungan yang dapat membuat pelaku melakukan aksi nekat untuk melakukan upaya percobaan bunuh diri. “Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan pengawasan terhadap anak maupun keluarganya. Sehingga dapat dilakukan upaya antisipasi maraknya aksi percobaan bunuh diri,” himbaunya.
Sementara itu, dari tiga pelaku bunuh diri diketahui jika satu pasien yang ditangani di RSUD Tais tak dapat lagi diselamatkan nyawanya. Sedangkan dua pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif.(ctr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments