Tuesday, July 5, 2022
spot_img
HomeHukum dan kriminalSatpol PP Seluma Razia Perusak Fasilitas Umum

Satpol PP Seluma Razia Perusak Fasilitas Umum

radarselumaonline.comPEMATANG AUR – Satuan Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Seluma beserta Camat Seluma Kota, kembali melaksanakan giat patroli rutin. Yakni untuk melaksanakan operasi Penyakit masyarakat (Pekat). Menyusul sejumlah fasilitas umum, seperti di lokasi Taman Wisata Kota rusak akibat ulah para tangan jahil. Dalam giat razia penyakit masyarakat yang kembali digencarkan petugas Satpol PP. Pada Rabu (18/5), sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas Satpol PP Kabupaten Seluma hanya dapat memberikan sanksi berupa push up pada para pelaku penyalahgunaan obat yang dioplos dengan minuman tuak. “Kegiatan kita malam ini sesuai dengan perintah pak Bupati, Seluma Alap. Kami dengan pak camat melakukan patroli rutin. Seperti biasa kami menemukan beberapa pemuda, khususnya yang lebih parah minum samcodin,” sampai Kakan Satpol PP, Rijono, S Pd M Si melalui kabid Tranmas dan Trantibum, P Sianturi, SE MH saat dikonfirmasi Radar Seluma.
Pada saat giat patroli yang dilaksanakan di kawasan perkantoran Pematang Aur. Tepatnya di lokasi taman dekat kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seluma. Tim gabungan patroli menemukan dua orang yang masih berstatus pelajar tengah mojok. Namun dua sejoli ini hanya diberi teguran dan peringatan untuk meninggalkan lokasi perkantoran Bupati.
Setelah dilaksanakan di sekitar kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seluma. Petugas gabungan kembali mencoba melakukan patroli ke area pasar Sembayat yang terletak di Kelurahan Sembayat, Kecamatan Seluma Timur. Disini tim gabungan mendapati tiga orang pemuda yang sedang mabuk tuak dan mengkonsumsi samcodin sejenis obat batuk yang dioplos oleh para pelaku dengan menggunakan minuman keras (Miras) jenis tuak. “Iya tadi kita berikan pembinaan terhadap pelajar yang kedapatan berduaan di lokasi sepi. Saya melihat kejadian seperti ini lucu, mungkin orang tuanya tidak mengontrol. Yang kami khawatir kan, di sana lokasinya sepi takut terjadi yang tidak diinginkan,” terang P Sianturi.
Para petugas Satpol PP Kabupaten Seluma sejauh ini hanya dapat memberikan sanksi dan hukuman Push Up bagi pemuda yang terjaring razia pekat. Sehingga dinilai masyarakat kurang membuat jera para pelaku. Hal tersebut dikarenakan hampir setiap malamnya, masih kerap ditemukan masyarakat yang resah akan ulah para pemuda yang kerap mabuk-mabukan dialokasi taman dan perkantoran Bupati Seluma.(ctr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments