Wednesday, August 10, 2022
spot_img
HomeSELUMAPerihal Kasus DD, Dua Pendamping Desa Jalani Pemeriksaan Jaksa

Perihal Kasus DD, Dua Pendamping Desa Jalani Pemeriksaan Jaksa

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada program Dana Desa (DD) Desa Arang Sapat, Kecamatan Lubuk Sandi tahun 2020. Hingga saat ini masih terus dilakukan penyelidikan. Walaupun diketahui dalam penangan kasus tersebut, Kejaksaan Negeri Seluma telah menetapkan dua orang status tersangka. Yakni Kepala Desa Arang Sapat berinisial kan SR dan Bendahara Desa berinisial kan JA. Hal tersebut diketahui, dengan telah dilakukannya pemanggilan terhadap pendamping desa. Serta telah dilakukannya pemeriksaan terhadap dua orang pendamping desa oleh pihak Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Seluma. “Terkait pendamping desa dalam kasus dugaan korupsi Desa Arang Sapat. Sudah dilakukan pemanggilan dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik,” sampai Kajari Seluma, Wuriadhi Paramita, SH MHum melalui Kasi Intelijen, Andi Setiawan, SH MH saat dikonfirmasi Radar Seluma.
Dikatakannya, ada sebanyak dua orang pendamping desa yang telah dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik. Yakni, pemeriksaan terkait dengan tupoksi para pendamping desa di dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab para pendamping. Untuk memberikan arahan terhadap perangkat desa-desa di dalam pengelolaan anggaran program Angaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Pasalnya sejauh ini, para pendamping desa mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pendampingan terhadap desa. Agar nantinya di dalam pengelolaan anggaran DD dapat berjalan dengan tertib, lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sejauh ini terlihat, belum adanya pendampingan maksimal yang diberikan oleh para pendamping desa. Mengingat, sejauh ini masih banyak program DD di Kabupaten Seluma yang tersandung kasus. Bahkan banyak kepala desa dan perangkat desa yang ikut tersandung dalam kasus korupsi di dalam pengelolaan anggaran DD. “Kita belum tahu terkait dengan pengembangan penyidikannya. Nanti saya akan konfirmasi lagi kepada tim penyidik. Apa hasil pemeriksaan BAP para pendamping desa itu,” pungkasnya.
Sementara itu, ditahannya Kades Arang Sapat SR dan Bendahara JA pada Rabu (15/6) yang lalu. Telah menambah daftar catatan oknum Kades dan perangkat desanya tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi. Selain di Desa Talang Rami Kecamatan Seluma Utara, Desa Cawang Kecamatan Lubuk Sandi dan Desa Kayu Elang Kecamatan Semidang Alas (SAM) yang telah terjerat dalam kasus korupsi pada program angaran DD.(ctr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments