Wednesday, August 10, 2022
spot_img
HomeNasionalHujan Seharian, Banjir dan Longsor di Seluma

Hujan Seharian, Banjir dan Longsor di Seluma

radarselumaonline.com SELUMA – Hujan lebat (Deras) yang mengguyuri wilayah Kabupaten
Seluma, sejak Rabu (29/6) sore hingga Kamis (30/6) mengakibatkan dampak musibah bencana alam yang terjadi di beberapa titik wilayah Kabupaten Seluma. Seperti, musibah banjir, jalan putus hingga musibah tanah longsor yang juga terjadi di wilayah Kabupaten Seluma.

Data yang terhimpun sementara ini, setidaknya musibah banjir yang sempat melanda Kabupaten Seluma mengakibatkan ribuan rumah warga yang berada di sembilan Kecamatan terendam banjir. Bahkan musibah bencana banjir juga mengakibatkan putusnya akses jalan lintas Kabupaten Seluma, lantaran terendam banjir.

Tak hanya itu saja, selain musibah banjir. Bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Sendawar, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) yang mengakibatkan setengah akses jalan lintas mengalami longsor.

“Untuk saat ini kita masih melakukan pendataan, untuk data sementara musibah bencana banjir menimpa di 7 kecamatan,” sampai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Pauzan Aroni, SE saat dikonfirmasi Radar Seluma.

Dimana data yang di terima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, peristiwa bencana alam banjir dan pohon tumbang serta tanah longsor terjadi di 7 kecamatan. Sejak Rabu (29/6) sekitar pukul 21.27 WIB terjadi bencana banjir dan pohon tumbang di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Seluma Selatan. Kecamatan Talo Kecil banjir melanda Desa Taba, Tebat Sibun, Suka merindu.

Pada Kamis (30/6) sekitar pukul 05.00 wib. Musibah bencana banjir dan pohon tumbang kembali terjadi di Kecamatan Sukaraja. Yakni di Desa Jenggalu. Kecamatan Air Periukan terjadi di Desa Padang Pelasan mengakibatkan 17 rumah terendam dan 2 fasilitas umum terendam banjir. Serta ada pohon tumbang d depan rumah warga yang mengakibatkan setengah badan jalan tertutup.


“Untuk kondisi terkini banjir semakin tinggi dan di perkirakan rumah yang terdampak akan semakin banyak,” ujarnya.

Kecamatan Air Periukan terjadi di Simpang Tiga atau Desa Air Periukan mengakibatkan 15 rumah warga terendam banjir dan akses jalan dari simpang tiga ke desa padang pelasan tidak bisa di lewati dikarenakan ketinggian banjir kurang lebih 1 meter di badan jalan. Desa Lawang Agung. Kecamatan Lubuk Sandi terjadi di Desa Sakaian mengakibatkan 1 rumah warga terendam banjir. Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) terjadi di Desa Talang Alai dan Desa Rimbu Bedar.

“Kendala yang dihadapi, hujan tak kunjung berhenti yang mengakibatkan tim kesulitan dalam mencari data di lapangan. Kemungkinan akan semakin banyak rumah terdampak banjir dikarenakan kondisi cuaca curah hujan di wilayah seluma sedang-lebat,” pungkasnya.(ctr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments