Tuesday, July 5, 2022
spot_img
HomeKesehatanDewan Soroti Lahan Puskesmas Sukamerindu

Dewan Soroti Lahan Puskesmas Sukamerindu

radarselumaonline.com PEMATANG AUR – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Seluma sempat menyoroti persoalan lahan baru yang diperuntukan pembangunan gedung baru Puskesmas Sukamerindu, Kecamatan Talo Kecil. Lantaran awalnya lahan seluas 3,4 hektare disampaikan merupakan lahan hasil hibah warga. Namun dalam laporan pertanggungjawaban bupati atas anggaran 2021 lahan tersebut dibeli sebesar Rp 82 juta.

Terkait dengan hal tersebut, Bupati Seluma Erwin Octavian, SE menyampaikan, jika dalam jawab eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap LKP bupati tahun 2022 penggunaan belanja modal tanah sebesar Rp 82 juta. Merupakan belanja modal untuk pembangunan Puskesmas Sukamerindu yang bersumber dari dana APBD tahun 2021.
“Balanja modal sebesar Rp 82 juta merupakan pengadaan lahan pembangunan Puskesmas Sukamerindu,” sampainya.
Selain itu, dana pembangunan gedung bersumber dari anggaran DAK sebesar Rp 5,5 miliar. Namun anggaran yang total tembus di angka Rp 22 miliar merupakan pengadaan peralatan dan mesin terdiri dari genset, alat angkutan atau mobil operasional, alat pertanian, alat kantor dan rumah tangga, alat studio, alat komunikasi, alat kedokteran dan kesehatan alat laboratorium, komputer dan pembuatan sumur bor.
“Belanja peralatan sebesar Rp 22 miliar dari anggaran DAK tahun 2021 lalu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Sywaludin, S Sos saat dikonfirmasi mengatakan, jika lahan seluar 3/4 hektare keseluruhannya merupakan hasil pengadaan dengan anggaran sebesar Rp 82 juta. Tetapi ia beralih bahwa dibeli deng harga di bawah rata-rara karena merupakan lahan perkebunan dan nilai pembelian tersebut oleh KJPP tim independen dari Jakarta.
Namun sebelumnya ia sempat memyampaikan lahan pembangunan gedung Puskesmas Sukamerindu merupakan lahan hibah dari masyarakat karena gedung lama tidak layak karena berada di pinggir jalan lintas yang hampir tidak ada jarak dengan badan jalan sehingga Kementerian Kesehatan meminta untuk mencari lahan yang strategis.
“Luas lahan 3/4 hektare sebagian dibeli,” ujarnya.
Sementara terkait dengan anggaran sebesar Rp 22 miliar. Dirinya menjelaskan, anggaran Rp 5,5 miliar merupakan pembangunan gedung Puskemas Sukamerindu yang baru. Kemudian sisinya merupakan pengadaan peralatan puskemas namun tidak hanya untuk puskesmas Sukamerindu tetapi seluruh puskesmas di Kabupaten Seluma.
“Bukan itu puskesmas Sukamerindu saja, tetapi seluruh puskemas yang ada seluma,” Pungkasnya.(ctr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments