Wednesday, August 10, 2022
spot_img
HomeNasional9 Perangkat Desa Pasar Ngalam Mundur

9 Perangkat Desa Pasar Ngalam Mundur

radarselumaonline.com PASAR NGALAM – Sebanyak sembilan Perangkat Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan secara kompak mengajukan pengunduran diri. Hal tersebut diketahui lantaran adanya perselisihan antara perangkat desa dengan Badan Pemasyarakatan Desa (BPD) Pasar Ngalam Kecamatan Air. Pengajuan permohonan pengunduran diri telah diajukan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Seluma.

Salah seorang perangkat desa Purnamawati yang menjabat selaku Kaur Umum dan Perencanaan mengaku merasa kecewa. Karena Ketua BPD kerap berbuat arogan, bahkan menyebutnya para perangkat desa makan gaji buta. “Mohon maaf, kalau saya tidak mampu, mengapa saya lolos seleksi. Kalau kita bicara mampu atau tidak mampu. Kita disebut makan gaji buta silahkan mengundurkan diri,” sampai Purnamawati dalam rapat.

Dengan adanya permasalahan tersebut dan untuk mengantisipasi terjadinya stagnan pada roda pemerintahan Desa Pasar Ngalam. Membuat Kepala Dinas PMD Kabupaten Seluma, Nopetri Elmanto, S Sos MM pun pada Kamis (16/6) pagi, langsung mengambil sikap. Yakni dengan menggelar rapat yang digelar di Balai Desa Pasar Ngalam. Dalam rapat tersebut, pihak Dinas PMD Kabupaten Seluma juga menghadirkan kedua belah pihak pada.
Menurut Nopetri, jika permasalahan tersebut timbul dilatarbelakangi soal ego. Terkait usulan kenaikan penghasilan tetap (Siltap) BPD. Namun belum diakomodir, karena kemampuan keuangan desa yang terbatas. “Mudah-mudahan dengan kita gelar rapat ini. Permasalah Ego mereka dapat terselesaikan. Mudah-mudahan mereka bisa sama-sama memajukan desa,” tegasnya.

Sementara itu menyikapi hal tersebut, Kades Pasar Ngalam, Suprida mengaku, jika pihaknya sudah kewalahan dalam menghadapi permasalahan tersebut. Terlebih lagi puncaknya atas tuntutan 9 orang perangkat desanya yang ingin mengundurkan diri. Lantaran banyaknya tekanan dari BPD. “Dimana hasil rapat kita menyepakati, untuk sama-sama untuk merubah sikap. Memperbaiki ke egoan masing-masing. Baik itu dari pemerintah dan BPD,” sampai Suprida.

Setelah melewati musyawarah yang telah dilakukan. Kedua belah pihak untuk sama-sama berbenah, karena bila terjadi stagnan roda pemerintahan berimbas dengan terkendalanya pelayanan administrasi terhadap masyarakat. Terkait dengan status pengunduran ke 9 perangkat desa. Kepala Desa Pasar Ngalam belum dapat memberikan penjelasan ataupun kepastian. Apakah ke 9 perangkat desa mereka jadi melakukan pengunduran diri atau tidak. “Kalau itu belum dapat kepastiannya, soalnya belum saya tanyakan kembali. Kalau untuk saya pribadi, saya mengupayakan itu, jangan sampai perangkat saya mundur. Atas insiden ini,” tegasnya.(ctr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments