Jumat, 17 September 2021

21 ASN Pemkab BS Disanksi PDTH

Angkasanews.id-
Senin, 15 Februari 2021 | 01:52WIB
2 menit baca
minarman-1
16859678893602362891

BENGKULU SELATAN – Tercatat kurang lebih 21 orang PNS lingkungan Pemkab BS yang dijatuhi sanksi tegas berupa pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH). Terbaru, eks Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bengkulu Selatan Drs H.Heriyadi dan Nexle Yusita eks staf Kesra Kesra Setkab BS dengan keluarnya SK Bupati BS.
Sebelumnya, juga telah dijatuhi sanksi dua eks PNS lingkungan Pemkab BS yakni Iksan Wajis MPd dan rekanya Adrian M.Si yang di keluarkan SK PDTH akhir Januari lalu.
“Penjatuhan saksi PDTH terbaru dikeluarkan atas nama Heriyadi dan Nexle, keduanya terbukti bersalah dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Tipikor Bengkulu, untuk Heriyadi memang sudah memasuki masa persiapan pensiun namun tetap dijatuhi sanksi PDTH sehingga tidak dapat hak-hak sebagaimana seorang pegawai negeri setelah dijatuhi sanksi PDTH,”kata Kepala BKPSDM BS H Minarman SH.

Dikatakan Minarman, bukan hanya empat ASN tersebut yang dijatuhi sanksi, sebelumnya Pemkab BS juga telah menjatuhkan sanksi tegas bagi PNS yang melakukan tindak pidana korupsi. Sebelumnya, Bupati Gusnan Mulyadi juga telah menjatuhkan sanksi PDTH terhadap Nursilawati eks fungsional Dinkes BS yang pernah tersandung kasus OTT KPK yang juga menjerat mantan Bupati BS, Dirwan Mahmud beberapa waktu lalu. Serta, Nurhan Afrizon AMd eks fungsional umum kantor Camat Kedurang yang pernah terlibat kasus korupsi kegiatan TMMI.
Selain itu Pemkab BS juga telah menjatuhkan sanksi PDTH terhadap 15 orang eks PNS Pemkab BS juga sudah duluan di sanksi PDTH, diantaranya atas nama Hosen Syam, Ir.Mardiansyah, Densi Hartini, S.Pd, Drs. Fauzi, Suwan, Novi Helmen.MM, Erwan Mursidi, Sofhan Martony SP, Khairani SP, M. Irman Suherlan, ST, Suparman ST, Joko Santosa ST, dan Edi Susanto. Sehingga sampai saat ini sudah tercatat 21 eks PNS yang dijatuhi sanksi tegas berupa PDTH oleh Pemkab BS.
“Sampai saat ini sudah 21 eks PNS yang dijatuhi sanksi tegas, dan mereka ini sudah inkrah, dengan dijatuhi saksi PDTH maka hak-hak kepegawaian hilang termasuk pensiunan dan lainnya, karena itu kami berharap hal semacam ini jangan sampai terjadi lagi bagi ASN yang lain,”harap Minarman.(yes)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading