Rabu, 22 September 2021

Awal Desember, Sekolah Mulai Tatap Muka

Angkasanews.id-
Senin, 16 November 2020 | 01:09WIB
2 menit baca
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Kasus positif covid-19 di Kabupaten Seluma saat ini masih ada dua orang. Setelah sebelumnya satu pasien asal Ilir Talo meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD M Yunus Bengkulu. Wacana pemerintah Kabupaten Seluma kembali membuka sekolah atau belajar tatap muka sudah matang. Dimana, jika tidak ada lagi pasien positif hingga awal Desember maka sekolah akan kembali dibuka dan proses belajar mengajar secara normal seperti sebelum adanya pandemi covid-19. Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH mengatakan bahwa, Dinas Pendidikan telah mempersiapkan segala teknis rencana belajar tatap muka dengan kebiasaan baru. Dimana, belajar tatap muka akan kembali normal, namun tetap akan mematuhi protokol kesehatan. “Kita masih menunggu ada dua orang lagi yang positif. Sekarang menunggu hasil swab evaluasi. Muda-mudahan keduanya cepat sembuh agar sekolah dapat kita buka kembali,” kata Bundra kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat akan mematuhi protokol kesehatan di kabupaten Seluma masih tergolong rendah. Sehingga, kepada masyarakat dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan selalu mengikuti petunjuk kebiasaan baru. Dimana, masyarakat diminta untuk menunda waktu berpergian jauh. Serta jikapun ada tugas, tetap harus mengikuti protokol kesehatan. “Seperti kasus di Seluma ini kan ada itu. Sudah tau ada kelurga sakit dan positif, malah dikunjungi. Akhirnya positif juga. Sekarang beberapa hasil swab belum kita terima lagi,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rudi Syawaludin S. Sos mengatakan bahwa, jumlah kasus positif di Kabupaten Seluma sebelumnya ada 3 orang. Namun satu pasien dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD M Yunus Bengkulu. Dua orang lagi, yaitu warga Kecamatan Semindang Alas dan Warga kelurahan Napal. “Untuk yang di Kelurahan Napal itu keluarganya sudah diswab. Kemudian, suami dari pasien positif ini merupakan ASN di Dinas Perizinan, Sehingga Dinas Perizinan dilakukan penyemprotan disinfektan. Serta beberapa ASN juga menjalani isolasi mandiri di rumahnya karena satu kantor dengan suami pasien positif,” tandasnya. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Pagi Ini, Ada Vaksin GAMKI-Polri di RRI Bengkulu

BENGKULU – Bagi warga Provinsi Bengkulu yang belum vaksin, baik vaksin I dan ke II,…

Nasdem Kritisi RPJMD

PEMATANG AUR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten…

Judicial Review Permendagri, Pemda Seluma Konsultasi ke Pengadilan

TALANG SALING – Selasa (21/9) siang sekitar pukul 13.45 WIB. Terlihat sebanyak tujuh kuasa hukum…

Unik, Helmi Hasan Bagi Beras 10 Kg Lebih Sebutir

Bengkulu – Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Walikota Bengkulu Helmi Hasan benar-benar mencari solusi agar…

BS Level Tiga Lagi, Pandemi Covid-19

BENGKULU SELATAN – Saat ini Bengkulu Selatan (BS) turun ke level tiga dalam hal PPKM….

15 Kios Sekundang Segera Dilaunching Pemda BS

BENGKULU SELATAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprindagkop) dan UMKM…

Wabup: Rangkaian Job Fit untuk Mutasi

PEMATANG AUR – Tahapan job fit pejabat esok II kemarin telah resmi dibuka oleh Wakil…

Fraksi Nasdem Akan Ajukan Interpelasi Terkait Tabat

PEMATANG AUR – Fraksi Nesdem di DPRD Seluma akan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas…

Anggaran Pembangunan Balai Kota Minta Dipangkas

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah merencanakan pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah…

Setiap Tahun, Ada Saja ASN Cerai

BENGKULU SELATAN – Fenomena maraknya gugatan cerai tidak terlepas dari faktor kehidupan yang diperbuat melalui…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading