Jumat, 17 September 2021

Disperindag Imbau Penggunaan Elpiji Sesuai Peruntukan

Angkasanews.id-
Rabu, 4 November 2020 | 03:31WIB
1 menit baca
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Guna menghindari terjadinya kelangkaan gas Elpiji 3 Kg atau gas melon, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Seluma telah berkoordinasi dengan Pertamina Bengkulu. Dengan meminta tambahan pasokan gas elpiji di Kabupaten Seluma pada tahun 2021 mendatang. Juga akan mengawasi dan mengawal distribusi atau penyaluran tabung gas elpiji tersebut agar tepat sasaran. Mengingat ada larangan dalam penggunaannya apabila tidak sesuai peruntukan.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Seluma, H. Mulyadi S.Sos, M.Si mengatakan bahwa, saat ini kelangkaan gas yang sempat terjadi beberapa waktu lalu sudah teratasi. Hal ini setelah adanya pengawasan dan koordinasi pihaknya bersama distributor. Dimana kelangkaan itu terjadi bukan karena adanya permainan dari oknum namun karena adanya penggunaan berlebihan. Maka dari itu, untuk mengatasi kelangkaan gas elpigi ke depannya, pihaknya akan mengajukan penambahan kuota hingga 10 persen dari kuota tahun ini. “Kita telah berkoordinasi, kita mengusulkan adanya penambahan kouta elpiji. Semoga saja bisa disetujui,” sampainya.
Dimana menurutnya, penyebab kelangkaan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu itu lantaran kebanyakan masyarakat memiliki lebih dari satu tabung. Yang mana mayoritas setiap rumah tangga hampir memiliki sekitar 2 sampai 3 tabung di rumahnya. Hal inilah yang membuat stok elpiji yang ada menjadi terbatas lantaran penggunaan berlebihan. “Jadi kita harapkan ke depan penggunaan secukupnya tidak berebihan, ini kan tabung gasnya diperuntukan untuk masyarakat menengah ke bawah,” terangnya.
Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg merupakan permasalahan klasik yang selalu timbul di setiap tahunnya. Ini terjadi karena gas melon yang notabene menjadi hak masyarakat miskin justru digunakan kelompok masyarakat mampu. Maka dari itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat yang mampu tidak menggunakan gas tersebut dan beralih dengan tabung gas diatas itu. Seperti tabung gas berukuran 5,5 kg yang berwarna pink.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading