Wednesday, August 10, 2022
spot_img
HomeSELATANBupati BS Lantik 129 Lulus PPPK

Bupati BS Lantik 129 Lulus PPPK

BENGKULU SELATAN – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru sebanyak 129 yang lulus pada seleksi beberapa waktu lalu akhirnya dilantik, Senin (4/7/2022) sekitar pukul 11.00 WIB, oleh Bupati BS Gusnan Mulyadi,SE.MM didamping Wabup BS H Rifa’i Tajudin, S.Sos, Sekda BS Sukarni Dunip, SP, M.Si Kadis Dikbud Novianto S.Sos.M.Si, Plt Kepala BKPSDM BS Didi Keristiawan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) BS. Pelantikan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) dikontrak Pemkab BS selama satu tahun ke depan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Februari untuk yang lulus seleksi tahap pertama. Kemudian, TMT 1 Maret untuk peserta yang lulus pada seleksi tahap kedua.
Bupati BS Gusnan Mulyadi, mengkaku kesal dengan gonjang-ganjing beberapa waktu yang lalu. Seolah-olah pemerintah tidak peduli dengan kesejahteraan guru PPPK ini. Bahkan, beberapa perwakilan PPPK sempat melaporkan dengan orang-orang yang tidak bisa mengambil keputusan untuk memperjuangkan mereka. Padahal, perlu diketahui, awal mula yang memperjuangkan pengangkatan PPPK ini adalah dirinya. Hari ini buktinya, pelantikan sekaligus SK diserahkan ke peserta PPPK yang dinyatakan lulus. “Dengan perjuangan yang saya lakukan itu, saya minta kepada 129 tenaga guru PPPK yang baru dilantik dan menerima SK ini agar dapat bekerja dengan baik. Sehingga, terwujudnya visi pendidikan Indonesia maju, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar yang cerdas,”tegas Gusnan.
Gusnan menambahkan, setelah menerima SK PPPK yang malas, maka SK mereka bisa dicabut sebelum masa kerja habis. Untuk itu, dirinya berharap para guru PPPK ini dapat bekerja dengan rajin. Sebab, anggaran untuk pembayaran gaji para PPPK yang bersumber dari Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) BS tidak sedikit. Dalam masa satu tahun, dana untuk gaji PPPK mencapai Rp 5 Miliar. Sehingga, berharap betul-betul dapat jalankan tugas sebaik-baiknya. Jangan sampai dana yang besar tersebut menjadi sia-sia. Namun, para tenaga PPPK harus membuktikan, jika Pemkab BS habiskan anggaran APBD hingga Rp 5 Miliar itu untuk kepentingan para tenaga PPPK itu sendiri.
“Ya, dana sebesar Rp 5 miliar digunakan untuk bangunan fisik, sudah berapa panjang jalan bisa dibangun, berapa banyak jembatan dan irigasi yang dibangun. Jadi jangan sia-siakan dana yang digelontorkan tersebut dengan bermalas-malasan,”pesan Gusnan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Novianto S.Sos.M.Si mengaku apa yang disampaikan oleh Bupati untuk betul-betul dijalankan dan jangan sampai merugikan Pemda BS. “Ya, SK PPPK diterima kontrak setahun namun bisa diperpanjang melalui kajian evaluasi kinerja,”pungkas Novianto.(yes/adv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments