Tuesday, July 5, 2022
spot_img
HomeKesehatan36 Ternak di Pira BS ,Terpapar PMK

36 Ternak di Pira BS ,Terpapar PMK

radarselumaonline.com BENGKULU SELATAN – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi sudah menular ke Bengkulu Selatan (BS). Bahkan sudah ada puluhan ternak warga diduga mengidap PMK.
“Ya, PMK sudah masuk ke BS, saat ini sudah 36 ternak yang terpapar PMK,”ungkap pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Pertanian BS, Edi Siswanto SPt.

Dikatakan Edi, data yang diterimanya di lapangan, saat ini ada 36 ekor ternak yang terpapar PMK. Sebelumnya ada 33 ekor, dan yang terbaru diketahui pada Kamis (23/6/2022) ada penambahan 3 ekor. Semu ternak yang terpapar tersebut di Desa Nanjungan, Pino Raya (pira).
Lanjut Edi, diketahui ada ternak yang terpapar setelah sebelumny pihaknya mengirim 7 sampel yang dikirim ke Balai Veteriner Lampung. Dari hasil swab, diketahui ke-7 sampel tersebut menunjukan ternak di BS berupa sapi dan kerbau terpapar PMK.

“Sampai saat ini ternak yang terpapar PMK belum ada yang mati,”ucap Edi.
Sambung Edi, adanya ternak yang terpapar PMK, mengaku petugas sudah turun ke lapangan memberikan bantuan vitamin dan obat. Sehingga semua ternak yang mengidap PMK sudah diberikan vitamin dan obat.
“Dengan adanya ternak yang terpapar PMK mengimbau peternak agar mengkandangkan ternaknya. Sebab, ternak yang diliarkan akan mudah tertular dan menularkan virus PMK kepada ternak lainnya. Begitu juga dengan ternak yang tertular agar dipisahkan jauh dari ternak lainnya, sehingga ke depan ternak yang terpapar PMK tidak bertambah lagi,”tegas Edi.

Sementara itu, Kepala Desa Nanjungan, Pino Raya, Bambang Hermanto SE mengaku ada puluhan ternak warganya yang diduga mengidap PMK. Terbaru ada 3 ekor kerbau milik warganya, Semain (50) yang memiliki gejala sama dengan wabah PMK. Dengan banyaknya ternak yang terpapar PMK mengaku ternak tersebut sudah diberi vitamin dan obat. Sehingga dari 36 ekor ternak yang terpapar, sudah ada 20 ekor yang sudah membaik, sisanya masih terus dikontrol dan diobati.

“Ternak diduga terpapar PMK hingga saat ini sudah diberihkan obat dan vitamin bahkan ternak belum ada yang dijual ke masyarakat, dan belum ada satupun yang mati, bahkan ternak di desa kami dikandangkan semua dan dalam pengawasan pihak dinas pertanian BS,”ucap Bambang.(yes)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments