Selasa, 18 Januari 2022

Pemkot Percepat Penuntasan Permukiman Kumuh di Perkotaan

Angkasanews.id-
Senin, 15 November 2021 | 02:23WIB
2 menit baca
pemktop7
16859678893602362891

Bengkulu, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus memprioritaskan pembangunan kota, terutama kawasan yang kumuh. Tujuannya tak lain ialah untuk membuat Kota Bengkulu jauh dari kawasan kumuh dan makin cantik setiap sudutnya dengan pembangunan-pembangunan yang dilakukan.

Di Kota Bengkulu ini terdapat 67 Kelurahan, diantaranya 46 kelurahan masuk dalam kategori kumuh dan ini sudah ada SK. Hal inilah yang terus menjadi perhatian.

Senin (15/11/2021), Kadis Perkim I Made Ardana menjelaskan, 46 kelurahan kumuh ini sudah di tangani sejak tahun 2013.

“Awalnya kawasan kumuh kita itu ada 960,3 hektare dari tahun 2013 dan sudah ditangani. Informasi terakhir 2020 tinggal 86,3 hektare lagi, ini akan tuntaskan sampai tahun 2023 dan penuntasan kumuhnya ini ada dengan 2 pendekatan yakni pendekatan skala kawasan dan skala lingkungan,” jelas Made.

Ia juga menjelaskan apa itu sekala lingkungan dan skala kawasan dalam penataan kawasan kumuh.

“Skala lingkungan itu semua dari pusat anggaranya, sedangkan skala kawasan ada juga APBD. Sebagai contoh skala kawasan itu yang ditangani di pasar bengkulu, pasar bengkulu itu awalnya SK pak walikota, itu kumuh dan ditangani dengan program kota tanpa kumuh (Kotaku) penanganan kumuh ini skala kawasan, jadi bukan hanya selesai kumuhnya tapi ketika nanti selesai kumuhnya makan akan dikemas sebagai wisata, sudah bisa dilihat dan sudah bisa dimanfaatkan. Boleh di cek di sana di Kota Tuo selalu membludak pengunjungnya,” tuturnya.

Sementara, skala lingkungan itu ada 8 kelurahan yang dapat kucuran dana dari pusat tahun 2021, sedangkan skala kawasan bengkulu itu mendapat anggaran kurang lebih 18,6 miliar.

“Kita punya target tahun 2023 semuanya tuntaa, artinya walaupun ada kawasan kumuh baru yang muncul, tetapi setiap target kita telah tuntas seluruhnya,” tambahnya.

Menuntaskannya, kata Made, melalui dua pendekatan tadi, yakni skala lingkungan dan kawasan.

“Ada beberapa aspek yang harus dituntaskan skala lingkungan, diantaranya jalan, drainase, lampu jalan dan hal lainnya. Dan ini yang harus diselesaikan. Sedangkan skala kawasan, ada juga beberapa aspek yang harus selesai, tapi kemasannya berbeda, lebih untuk wisata, tapi skala lingkungan kemasannya untuk penuntasan kumuhnya. Aspek inilah yang harus dituntaskan,” ungkapnya. (Rilis/Media Center Kota Bengkulu).

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Terancam Jembrana, Sapi Di Talo Divaksin

PASAR TALO � Sapi di Talo disuntik vaksin anti jembrana. Petugas Kesehatan Hewan, drh. Renta…

Ditakutkan Mati Mendadak, 250 Sapi Diperiksa

PADANG PELAWI – Dalam rangka mengantisipasi virus dan menekan jumlah sapi yang mati akibat jembrana….

Tiga SMPN di Seluma, Dilaporkan LSM ke Polda

SUKARAJA – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serawai Provinsi Bengkulu, Muhairi secara resmi kemarin (17/1)…

, ,

Siltap Kades dan Perangkat Belum Terakomodir

PEMATANG AUR – Pemkab Seluma belum mengakomodir besaran gaji Kades dan Perangkat Desa sesuai PP…

, , ,

Bupati Seluma DL Lagi

PEMATANG AUR – Memasuki tahun pertama Bupati Seluma Erwin Octavian saat ini terus gencar melakukan…

Dian Ciputra

Dahlan Iskan SAYA terlambat tahu: Ny Ciputra ternyata sudah meninggal dunia. Berarti, hanya tiga tahun…

HMI Se Sumbagsel Ancam Duduki Kantor Bupati Seluma, Terkait Polemik Tambang

SELUMA -Polemik tambang pasir besi di Seluma Selatan mendapat perhatian dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa…

Direktur RBMG Dianugrahi PCNO

//Diserahkan 9 Februari di Hadapan Presiden RI BENGKULU – Direktur Rakyat Bengkulu Media Grup (RBMG),…

, ,

Tiga Pengedar dan Pemasok Narkoba, Diringkus Polda

BENGKULU – Usai menangkap tiga orang pengedar narkoba jenis sabu berinisial EF ( 33 )…

, ,

Suami Ditahan, Perempuan Jenggalu Geruduk Kantor Bupati

PEMATANG AUR – Sejumlah kaum perempuan dari Desa Jenggalu Kecamatan Sukaraja menggeruduk kantor bupati, sekira…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading