Sabtu, 27 November 2021

Hunian Kamar RSHD Melandai, dr Lista : Cuma Satu Pasien Covid Dirawat

Angkasanews.id-
Senin, 4 Oktober 2021 | 00:52WIB
2 menit baca
18
16859678893602362891

Bengkulu, – Memasuki level 2 dalam status penanganan Covid-19 di Kota Bengkulu, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit Harapan dan Doa (RSHD) saat ini mengalami penurunan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur RSHD dr Lista Cherlyviera, Senin (4/10/2021). Berdasarkan laporan, dari 62 tempat tidur yang disediakan, saat ini hanya terisi 1 tempat tidur yang dihuni oleh pasien positif Covid 19.

“Kalau dulu pasien rawat inap kita sampai 62 bahkan lebih. Alhamdulillah sekarang kasus terus menurun, tentu berdampak pada jumlah keterisian tempat tidur atau ruang isolasi. Saat ini hanya tinggal satu pasein yang dirawat, itupun kasus lama (pasien minggu lalu) dan sedang masa pemulihan,” jelas Lista.

Kata Lista, Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 4 dan level 2 juga sekarang memberi pengaruh dalam penurunan hunian rumah sakit. Sebabnya, tidak ada lagi yang berkerumun dan rata-rata masyarakat semakin memperketat protokol kesehatan (Prokes) sehingga mengurangi potensi penularan.

“Pengaruh dari PPKM ini pasti juga berperan tentunya, tetapi kembali lagi ke individu masyarakatnya harus sadar pentingnya kita menegakkan prokes itu. Ya, walaupun sudah ada penurunan tidak boleh abai prokes,” tuturnya.

Tak hanya itu, kebijakan Pemerintah Daerah yang menerbutkan SK keterlibatan rumah sakit swasta untuk menampung pasien covid juga sangat pengaruh. Karena, pasien yang tadinya penuh di setiap rumah sakit pemerintah termasuk RSMY, DKT dan juga Bhayangkara, bisa terurai dengan adanya keterlibatan rumah sakit swasta tersebut.

“Karena rumah sakit swasta sudah diberdayakan, jadi sebagian pasien pun dialihkan kesana. Yang jelas, dengan penurunan kasus ini tentunya kita minta warga tidak terlena terhadap prokes dan tetap menjadi prokes dan pola hidup 5 M menjadi keharusan dan kebiasaan,” pungkasnya.

Ia berharap, kasus Covid-19 tidak lagi naik dan kalau bisa justru berakhir di Kota Bengkulu dan di Indonesia ini. Ia juga mengajak warga kota bisa terus mengikuti aturan atau SE walikota Bengkulu. (Rilis/Media Center Kota Bengkulu).

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Dinas Sosial Data e- Warung Tak Layak

PEMATANG AUR – Kepala Dinas Sosial Seluma, Elian Suandi M. Si mewarning Elektronik Warung Gotong…

Dua Klub Seluma Bertanding di Liga III

BABATAN – Dua klub sepak bola asal Kabupaten Seluma langsung mengikuti tanding pembukaan liga III…

,

Mobil Anggota Polisi Masuk Jurang

SAKAIAN – Mobil Ford Ranger warna hitam yang diketahui dikemudikan oleh anggota Polsek Talo, mengalami…

146 Pejabat di BS Dilantik

BENGKULU SELATAN – Pemerintah kabupaten (pemkab) Bengkulu Selatan (BS) menggelar mutasi pejabat Eeselon II, III…

122 Pasang Warga Seluma Nikah Isbat

PEMATANG AUR – Pelaksanaan sidang isbat terpadu yang diselenggarakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Seluma bersama Pengadilan…

Izin Gubernur Turun, Oknum Dewan Seluma Diperiksa Polisi

SELEBAR – Setelah keluarnya izin dari Gubernur Bengkulu dan telah diterima oleh oleh pihak Kepolisian…

Kasus DD Arang Sapat, Jaksa Tunggu Perhitungan KN

SELEBAR – Pengusutan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Arang Sapat, Kecamatan Lubuk Sandi hingga…

,

SMKN 06 Seluma, Tak Transparan Soal Dana BOS

PAGAR AGUNG – Satu satu permasalah di SMKN 06 Seluma mencuat naik. Kali ini, Ketua…

,

Walau Dimudahkan, Namun Investor Masuk Seluma Harus Lengkap Ijin

PEMATANG AUR – Kehadiran investor di Kabupaten Seluma saat ini memang dibutuhkan, namun harus diikuti…

Awal Desember Belum Dibongkar, Satpol akan Bongkar Paksa

PEMATANG AUR – Pemerintah kabupaten Seluma memberikan warning keras kepada pedagang untuk membongkar dengan sendiri…