Jumat, 21 Januari 2022

Program Kontroversi Helmi-Dedy”

Angkasanews.id-
Kamis, 14 Oktober 2021 | 01:17WIB
3 menit baca
IMG-20211013-WA0029
16859678893602362891

BENGKULU – Tersampaikan sudah jawaban atas keluh kesah masyarakat Kota Bengkulu oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi ketika menggelar kegiatan langsung bersama masyarakat melalui event yang disiarkan media lokal yang bertemakan “Helmi Hasan dan Kontroversi”.
Kenapa disebut “Helmi Hasan dan Kontroversi”, karena kata kontroversi ini identik dengan gebrakan Walikota Helmi dan Wawali Dedy saat memimpin Kota Bengkulu, berbagai inovasi program pun tercipta dengan mementingkan dan mengedepankan kebahagiaan masyarakat.
Gaya kepemimpinan penuh kontroversi ini, membuat Walikota Bengkulu Helmi Hasan sering mendapat pertanyaan dari masyarakat mengenai berbagai kebijakannya yang bisa dibilang bersifat spontan tapi terbukti di tengah masyarakat. Kebijakan-kebijakan diantaranya ialah salat berhadiah, ngantor di masjid, walikotanya anak yatim, program 1001 janda, merdeka ijazah, merdeka sampah, 1000 jalan mulus, hingga memberi bantuan rasmi untuk Gubernur Bengkulu.
Walikota yang berpasangan dengan Wakil Walikota Dedy Wahyudi ini, juga selalu sikat gigi dengan kayu, bertongkat, suka pakai sandal jepit, hingga penampilannya dengan ciri khas jenggot, membuat Helmi Hasan acap kali menjadi sensasi. Bahkan, Helmi Hasan menjadi Walikota dengan Memorandum of Understanding (MoU) terbanyak di dunia, juga menjadi buah bibir masyarakat.
Tadi malam, Helmi dan Dedy membuktikan bahwa tak ada batasan dirinya terhadap masyarakat. Helmi mengaku, dirinya dan Dedy siap menerima kritikan, masukan dan saran dari masyarakat terkait seluruh kebijakan yang diambilnya. Untuk itulah, Helmi dan Dedy bersedia membuka dirinya dan siap menjawab berbagai pertanyaan dari masyarakat, dengan tujuan tak ada yang ditutupi atau batasan antar masyarakat terkait seluruh kebijakan fenomenal tersebut.
Pertanyaan warga di mulai dari gebrakan Walikota yang memberikan bantuan gas melon gratis. Bantuan ini bukan tanpa alasan, Helmi melihat kelangkaan gas melon terjadi di Kota Bengkulu dan hal inilah yang ingin diatasinya agar seluruh masyarakat tak lagi mengeluh gas langka atau tingginya harga gas di pangkalan dan agen.
“Iya, dari Pertamina turunnya ke agen dan pangkalan dengan dasar kontrak. Nah, disini masalahnya, Pertamina tak menyampaikan ini subsidi dan untuk orang tak mampu. Jadi, di luar sana ada orang cari keuntungan ngeborong dengan harga eceran tertinggi sekitar 15 ribuan, tentu di pangkalan akan dijual walaupun mengorbankan warga tak mampu. Kalau untuk stok malah sangat berlebih sekitar 300 ribu, kalau di kota ini cuma 150 sudah maksimal, kok ini jadi langka. Hal inilah yang kita tegaskan bahwa itu untuk orang tak mampu,” jelas Helmi.
Tak hanya itu, Helmi juga diberi secercah pertanyaan oleh warga dengan berbagai persoalan, seperti permasalahan kepala Puskesmas yang dicopot terlalu cepat, program HD Oto, masalah 1000 jalan mulus, merdeka sampah, mengenai hubungan antara dirinya dengan Gubernur Rohidin, dan persoalan lainnya yang dianggap menjadi kontroversi di kehidupan masyarakat.
Ia pun bangga dengan tergelarnya acara ini, karena semua keluh kesah muncul dan terjawab agar tak ada kegelapan yang menyelimuti berbagai kebaikan yang dilakukannya.
“Alhamdulillah, ini hari pertama BE TV mengimplementasikan ide dan usulan untuk Pemkot terkait dengan keluh kesah di tengah masyarakat. Tujuannya ialah memberikan penerangan agar tidak ada gibah, fitnah dan dosa. Untuk itulah dikemas dalam satu acara live seperti ini,” ungkap Helmi.
Karena menurut Helmi, cenderung orang-orang kalau bertemu pasti santun, tapi kalau tak bertemu perbuatan negatif bisa terjadi.
“Kalau tak bertemu mungkin kita tak sengaja atau tak terasa mengucapkan atau menuliskan sumpah serapah, cacian, gibah dan sebagainya. Hal ini bukanlah kebaikan yang terjadi melainkan menimbulkan dosa yang sesungguhnya,” jelasnya.
Helmi ingin acara seperti ini terus berlanjut, karena masyarakat berhak tahu dan berhak menyalurkan kritikan dan saran untuk dirinya. (**).

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Mobnas Desa Digunakan Jualan Sayur

TAWANG REJO – Mobil dinas Desa Tawang Rejo, Kecamatan Air Periukan kabarnya pada Rabu (19/1)…

, , ,

Warga Miskin Bengkulu Berkurang Hingga 14 Ribu Jiwa

BENGKULU – Meskipun pandemi, yang disebut-sebut menjadi penyabab sulitnya ekonomi, ternyata bertolak belakang dengan data…

Dukcapil Tambah Alat Cetak KIA dan KTP-EL

PEMATANG AUR – Dalam menunjang kegiatan dan juga kinerja, pada saat ini Dinas Kependudukan dan…

,

TPI Pasar Seluma Naik Level Jadi PPI

PASAR SELUMA – Status Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di wilayah Desa Pasar Seluma,…

,

Vaksin Jembrana di BS, Kosong

BENGKULU SELATAN � Vaksin jemberana dari Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan…

,

Radar Seluma, Isi Pelatihan Jurnalistik di SMKN 2

KAMPAI – Sebanyak 42 Pelajar SMK Negeri 2 Seluma mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar kemarin,…

, ,

Minyak Goreng Mulai Susah Ditemukan di Seluma

SUKARAJA – Usai mengalami penurunan harga dan setelah diserbu oleh pembeli, minyak goreng saat ini…

, ,

Sopir Laka Maut Ditetapkan Tersangka

SELEBAR – Kecelakaan maut di Desa Napalan Kecamatan Talo Kecil, yang menewaskan GA seorang pelajar…

, , ,

Melirik Pesona Objek Wisata Pandan

SELUMA UTARA – Bicara Objek wisata di Kabupaten Seluma cukup banyak. Namun, beberapa potensi wisata…

, ,

Distan Siapkan 500 Dosis Vaksin Jembrana

PEMATANG AUR – Dalam upaya mengendalikan penyebaran virus jembrana yang menyerang ternak sapi warga di…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading