Jumat, 17 September 2021

Kasus Jam dan Sabun Bergambar Paslon, Masuk Ranah Pidana

Angkasanews.id-
Senin, 23 November 2020 | 03:22WIB
1 menit baca
halid
16859678893602362891

 

BENGKULU – Pengusutan kasus tangkap tangan oleh kader Ormas Pemuda Pancasila Kota Bengkulu yang saat ini ditangani tim Penegakan Hukum Terpadu atau Gakumdu Provinsi Bengkulu mulai menampakkan titik terang.
Koordinator bidang sengketa Bawaslu Provinsi Bengkulu Halid Syaifullah mengatakan, barang bukti yang diajukan berupa sabun mandi dan jam dinding bergambar salah satu pasangan calon atau Paslon yang tercatat sebagai peserta Pilkada serentak 9 Desember tahun 2020 itu sudah masuk dalam ranah hukum pidana.
“Kita sudah periksa terlapor dan melakukan klarifikasi para pelapor, Bawaslu menilai unsur pidananya sudah masuk, ” ujar Halid saat dihubungi Sabtu (21/11).
Gakumdu saat ini masih memperdalam kasus ini berdasarkan laporan dari para pelapor dengan masa tenggat selama 37 hari. Jika kesimpulan dalam SG 1 dan SG 2 dinyatakan kasus ini sebagai temuan, maka harus dilanjutkan ke proses berikutnya dan ditingkatkan ke proses penyidikan.
Saat ini pendalaman kasus masih seputar laporan yang disampaikan dan tidak menutup kemungkinan akan diperluas dengan memeriksa pihak lain untuk mengetahui aliran atau sumber barang dan untuk siapa barang itu akan diberikan.
“Dalam hukum pidana, harus diketahui siapa pemberi, siapa penerima dan motifnya apa,” lanjut Halid.
Gakumdu juga akan memperdalam motif pemberian barang tersebut, apakah terdapat unsur mempengaruhi para pemilih dalam Pilkada mendatang atau tidak. Sebab barang bukti yang diajukan sangat jelas tidak termasuk 12 item Alat Peraga Kampanye atau APK yang sesuai dengan PKPU.
Koordinator bidang Hukum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Togar M Nero meminta kasus ini tidak dihentikan, sebab yang dilakukan para kader Pemuda Pancasila di Bengkulu untuk melakukan fungsi pengawasan oleh Ormas di daerah.
“Pemuda Pancasila tegas ingin mengawal Pilkada yang bersih dan demokratis, kader tidak usah takut, jalan terus, kami siap back up, ” tegas Togar.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading