Jumat, 17 September 2021

Gubernur Temui Nelayan Tradisional

Angkasanews.id-
Jumat, 5 Maret 2021 | 01:47WIB
1 menit baca
196ADFD6-2AB2-48CA-957F-03D509D436AF
16859678893602362891

BENGKULU – Polemik antar nelayan tradisional dan nelayan trawl yang sempat adu ricuh, ditengahi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Gubernur menemui langsung nelayan tradisional kemarin Kamis (4/3).
Ketua Aliansi Nelayan Tradisional Bengkulu (ANTB) Wilayah Bengkulu Utara Rusman menjelaskan, para nelayan tradisonal tidak ingin kembali terjadi keributan antar nelayan tradisional dan nelayan trawl.
Selain itu, nelayan tradisional mempersilahkan pemerintah menganggarkan bantuan alat tangkap bagi nelayan trawl agar mereka mau beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan.
“Silahkan pak Gubernur programkan untuk penggantian alat tangkap dari APBD maupun APBN. Kami rela nelayan tradisional tidak mendapatkan bantuan juga asal mereka mau berubah, karena kami menginginkan agar trawl tidak lagi digunakan dan menggantinya dengan alat tangkap yang diperbolehkan.” ujar Rusman.
Pada dialog bersama para nelayan tradisional, Gubernur Rohidin memastikan bahwa penggunaan alat tangkap trawl tidak diperbolehkan sebagaimana aturan perundang – undangan yang berlaku.
Gubernur pun meminta nelayan yang masih menggunakan trawl untuk dapat mengganti trawlnya dengan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan.
“Kepada teman – teman yang masih menggunakan alat tangkap trawl, sekali lagi untuk menghindari penggunaan alat tangkap itu, karena itu betul – betul melanggar peraturan perundang – undya minta kepada aparat penegak hukum ini secara tegas menegakkan aturan sebagaimana diamanatkan oleh undang – undang,” tegas Gubernur Rohidin.
Ia juga mengajak para nelayan baik nelayan tradisional maupun trawl untuk menjaga kodusifitas dengan tetap tenang dan tidak mudah terpancing dengan hal – hal yang dapat menimbulkan keributan antar sesama nelayan Bengkulu.
“Saya mengharap betul dengan para nelayan, untuk menjaga keamanan ketika melaut dan jangan menggunakan hal – hal yang tidak kita inginkan, apalagi sampai ada persiapan untuk bentrok antar nelayan itu betul harus kita hindari,” minta Gubernur Rohidin.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading