Jumat, 17 September 2021

Gubernur Pertimbangkan Buka Wisata Saat Libur Lebaran

Angkasanews.id-
Kamis, 29 April 2021 | 05:09WIB
1 menit baca
gubernur (2)
16859678893602362891

BENGKULU – Pemerintah telah menetapkan larangan mudik lebaranpada 6-17 Mei 2021. Namun, lokasi-lokasi wisata masih diizinkan tetap buka saat berlakunya larangan mudik tersebut. Kontradiksi ini memicu kebingungan di tengah masyarakat. Seperti dikatakan Gubernur Rohidin Mersyah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu masih mempertimbangkan untuk membuka tempat atau objek wisata yang ada di Bengkulu saat libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah mendatang.
Pertimbangan itu karena jumlah kasus konfirmasi positif Covid 19 yang terus mengalami penambahan setiap harinya wilayah Provinsi Bengkulu.
“Kita dari Pemprov akan melihat terakhir nanti, mudah-mudahan saja kasus Covid 19 masih bisa dikendalikan, karena bisa saja lokasi wisata sebagai tempat penularannya,” ungkap Gubernur Bengkulu.
Gubernur Rohidin mengatakan, Meski secara umum pemerintah pusat tetap memungkinkan lokasi-lokasi Wisata buka, namun peran pemerintah antara sektor ekonomi pariwisata dengan kesehatan harus betul-betul seimbang. Artinya diibaratkan antara gas dan remnya pada kendaraan itu harus pas, sehingga dalam mengambil kebijakan juga tepat.
“Kita kawatir saja jika objek wisata di buka, nanti berpotensi mengundang kerumunan. Tapi jika ditutup, ekonomi di daerah akan mati. Makanya perlu mengambil kebijakan yang tepat, dan tetap fokus untuk berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu H. Zainal menyampaikan, untuk objek wisata, selagi pengelolanya bisa menjamin bahwa protokol kesehatan (prokes) berjalan, sah-sah saja dan tidak mesti ada larangannya.
Dalam hal ini Zainal menegaskan, pihak pengelola wisata harus mengeluarkan sebagian dari pendapatannya untuk mengatur prokes. Bahkan jika perlu meminta petugas/ Satgas Covid-19 untuk ikut menjaga agar prokes tetap berjalan.
“Penerapan prokes perlu bersama-sama, tidak saja masyarakat, pengelola wisata dan juga dari Pemerintah Daerah melalui tim satgas ikut mengawasinya,” pungkas Zainal.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Tak Ada Dana, Batas BS-Seluma Tak Jadi Digugat

PEMATANG AUR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melakukan gugatan atas lahirnya Peraturan Menteri Dalam…

Diduga Tak Diizinkan Nikah, Pelajar Tenggak Racun Rumput

SA – Aksi nekat dilakukan seorang pelajar warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas(SA) berinisial…

Program Walikota Sedekah Rp 2 Ribu, 67 Kelurahan Tancap Gas

BENGKULU – 67 Kelurahan yang ada di Kota Bengkulu menyatakan siap mendukung program fenomenal Walikota…

Nelayan di BS Tanpa Asuransi Lagi

BENGKULU SELATAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Novianto S.Sos.MSi menuturkan para nelayan…

Warga Ketapang Pasar Manna Tak Ambil Beras PPKM

BENGKULU SELATAN – Tercatat oleh pihak Lurah Ketapang, kecamatan Pasar Manna ada sembilan kepala keluarga…

Program Helmi Hasan Jadi Inspirasi Kerinci

BENGKULU -Program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, terkhususnya visi-misi membahagiakan masyarakat ternyata menjadi inspirasi dan motivasi…

LPG 3kg Langka, Dewan Panggil Disperindag dan Pertamina

BENGKULU – Menyikapi kelangkaan LPG 3 Kilogram (Kg) bersubsidi atau gas melon, Anggota DPRD Provinsi…

Katanya, Pembangunan Tambat Labuh, Bronjong dan TPI Selesai

KETAPANG BARU – Untuk memastikan telah selesainya pelaksanaan pembangunan tiga item pengerjaan pada tahun 2021…

Mutasi di Pemkab Seluma Menggantung, Ada Apa?

PEMATANG AUR – Mutasi pejabat eselon III dan IV saat ini menggantung. Dimana, sebelumnya mutasi…

Kasus DD Padang Genting, Sudah Tiga Tahun Tak Naik-naik

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting Kecamatan Seluma Selatan merasa heran. Laporan mereka soal…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading