Selasa, 21 September 2021

Dewan Sesali Satgas Covid-19 Provinsi Lalai

Angkasanews.id-
Selasa, 20 Oktober 2020 | 02:27WIB
2 menit baca
DEMPO
16859678893602362891

BENGKULU – Kasus kematian pasien diduga positif covid-19 di Desa Tebing Kaning Kecamatan Arga Jaya Kabupaten Bengkulu Utara menuai sorotan. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler SIP MAP mengatakan, kasus kematian yang dinyatakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Provinsi Bengkulu sebagai pasien positif covid-19 di Desa Tebing Kaning tersebut belum jelas kebenarannya. Akibatnya, warga di Desa Tebing Kaning Kabupaten Bengkulu Utara menjadi resah, hingga menggelar demo untuk mengisolasi warga yang ada di desa tersebut.
“Ini terjadi karena kelalaian Satgas Covid Provinsi. Kalau dari awal melakukan koordinasi dengan Satgas Bengkulu Utara dan pemerintah desa setempak, kejadiannya tentu tidak seperti ini,” terang Dempo, kemarin (19/10).
Dempo menilai, Satgas Covid-19 Provinsi Bengkulu lalai dalam tanggungjawab. Karena pasien meninggal yang diduga positif covid-19 yang meninggal di RSUD M Yunus, kasus 836 seorang laki-laki usia 30 tahun itu harusnya dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Utara. Sehingga ketika pemakaman, tidak hanya diantar sendiri oleh sopir ambulance saja.
“Kemudian jenazah diserahkan dengan keluarga di desa tersebut. Masyarakat tidak tau itu pasien meninggal covid-19. Dimana letak tanggungjawab satgas provinsi? Kenapa tidak dikoordinasikan dengan satgas setempat,” tuturnya.
Kejadiaan seperti ini, menurut Dempo seharusnya tidak perlu terjadi. Jika Satgas Covid-19 Provinsi Bengkulu, melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni berkerja fokus melakukan penanganan wabah pendemi covid-19.
“Ini sudah pernah saya sampaikan sebelumnya. Bagaimana satgas bisa fokus, jika Kepala Dinkesnya saja, jadi Plt Bupati di Lebong. Lalu Kepala Dinsos Provinsi Iskandar ZO, juga jadi Plt Bupati Bengkulu Utara. Dua kadis ini harusnya fokus menangani kasus covid-19,” beber Dempo.
Untuk itu, Dempo meminta, Plt Bupati BU itu harus diganti dengan pejabat eselon II Pemprov lainnya, bukan Kepala Dinas Sosial Provinsi. Sebab, dalam penanganan kasus covid-19 ini harus dilakukan secara serisus. Lalu managemen penanganan covid-19, juga perlu dilakukan evaluasi.
“Keputusan Satgas itu jangan sampai meresahkan masyarakat. Ini dampak dari managemen pengelolaan tidak baik. Akibatnya, masyarakat saring curiga, iya tidak terpapar virus covid-19. Itu pentingnya peran pemerintah hadir di masyarakat,” ungkapnya.
Hadirnya Satgas Covid-19 itu, menurut Dempo untuk menenangkan masyarakat. Bukan malah membuat gaduh masyarakat, dengan informasi yang tidak jelas.
“Kalau ada kasus yang meninggal, Dinas Kesehatan dan RSUD itu harus datang ke lokasi. Lalu memberikan penjelasan kepada warga dan tracking terhadap warga, untuk memutus rantai penyebaran wabah covid-19. Bukan membuah gaduh masyarakat,” tandas Dempo.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Wabup: Rangkaian Job Fit untuk Mutasi

PEMATANG AUR – Tahapan job fit pejabat esok II kemarin telah resmi dibuka oleh Wakil…

Fraksi Nasdem Akan Ajukan Interpelasi Terkait Tabat

PEMATANG AUR – Fraksi Nesdem di DPRD Seluma akan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas…

Anggaran Pembangunan Balai Kota Minta Dipangkas

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah merencanakan pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah…

Setiap Tahun, Ada Saja ASN Cerai

BENGKULU SELATAN – Fenomena maraknya gugatan cerai tidak terlepas dari faktor kehidupan yang diperbuat melalui…

GAMKI-Polres Bengkulu, Vaksin Massal

BENGKULU – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Bengkulu bersama Polres Bengkulu akan mengadakan vaksin…

Dakwah Cara Nabi Selamatkan Iman yang Tersesat

BENGKULU – Apa sebenarnya arti Dakwah? Dakwah secara bahasa artinya memanggil, mengundang, ajakan, imbauan dan…

90% Pejabat BS Tak Paham Tupoksi

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM menuturkan, bahwa dari hasil Cascading…

,

Perangkat Desa Bisa Ajukan Pinjaman Rp 75 Juta ke Bank Bengkulu

SEMIDANG ALAS – Kepala desa dan perangkat, bisa mengajukan pinjaman hingga Rp75 juta ke Bank…

Kata Bupati Seluma, Dia Cari Kadis Berkualitas

PEMATANG AUR – Job Fit terhadap 24 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pada saat…

PR Polres Seluma. Tangkap Pemilik Ladang Ganja

SELEBAR – Hingga saat ini, anggota jajaran Kepolisian Polres Seluma masih melakukan penelusuran terkait dengan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading