Kamis, 27 Januari 2022

Walikota : Mumpung Dibayarin Pemerintah Ayo Vaksin

Angkasanews.id-
Rabu, 10 November 2021 | 01:13WIB
2 menit baca
pemkot3
16859678893602362891

Bengkulu,– Walikota Bengkulu Helmi Hasan menghimbau masyarakat Kota Bengkulu untuk vaksin Covid-19. Vaksin ini, kata Helmi sejatinya beli (tidak gratis), tapi pemerintah yang membelinya untuk masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu membeli sendiri.

Oleh karena itu, mumpung masih gratis Helmi menghimbau masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin. Ini disampaikan Helmi saat menghadiri acara pembagian Bantuan Operasional (BOp) ketua RT dan linmas di kantor lurah Jembatan Kecil, Selasa (9/11/2021).

“Vaksin ini negara yang membelinya dari APBN. Maka masyarakat tidak perlu lagi membeli. Bahkan dari APBD kita pun dipangkas untuk membeli vaksin sehingga vaksin ini gratis untuk masyarakat. Sejatinya vaksin ini beli, tapi yang membelinya pemerintah,” jelas Helmi.

Maka, bagi masyarakat yang belum sama sekali divaksin agar mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan vaksin, atau bisa juga mendapatkannya di rumah sakit.

“Vaksin ini target kita 70 persen ke atas. Saat ini baru 65 persen, sedikit lagi. Kalau sudah tercapai target Insya Allah kita kembali menjadi zona hijau. Kita termasuk kota tercepat dalam menurunkan level PPKM dari level 4, ke 3 dan sekarang turun lagi ke level 2,” sampai Helmi.

Jangan sampai, lanjut Helmi manti pada waktunya masyarakat yang ingin vaksin harus beli karena kuota gratis habis.

“Waktu gratis ini maka segeralah vaksin. Vaksin ini penting untuk menjaga kita dari Covid-19. Jangan terpengaruh informasi arau berita yang mengatakan ada orang mati karena vaksin. Kalau kita orang beriman, kita yakin siapa pun dan dimanapun kalau sudha waktunya pasti mati. Ada orang mati saat sedang khutbah Jumat. Bukan karena khutbah dia meninggal. Ada yang mati kaRTena kecelakaan mobil, bukan karena mengendari mobil itu dia mati. Kematian itu memang sudah waktunya karena rezekinya habis. Vaksin ini sangat baik programnya. Saya Alhamdulillah sudah 2 kali vaksin dan sekarang badan saya sehat. Nafsu makan bertambah sehingga berat badan saya kini bertambah. Maka kami berharap betul tolong kita sama-sama sukseskan vaksin ini agar kita bisa turun ke level 1. Tidak mungkin pemerintah membeli vaksin untuk membunuh masyarakat, tidak mungkin,” demikian Helmi.(Release/Media Center Dinas Kominfosan Kota Bengkulu)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

, , ,

Sepakat, Massa PPDI Bubar

PEMATANG AUR – Setelah melewati proses mediasi yang panjang. Akhirnya aksi demo Persatuan Perangkat Desa…

,

Sempat Ricuh, Demo Perangkat Desa se Seluma

PEMATANG AUR – Lantaran terbawa suasana panas demo ribuan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten…

,

Demo PPDI se Kab Seluma, Dikritik Kades

Demo PPDI Kabupaten Seluma, di Kantor bupati menuai banyak kecaman dari Kepala Desa (Kades). Kecaman…

Peran Guru Dalam Budaya Positif

Novitasari Tamvaty, S.Pd SMK NEGERI 2 Seluma Guru merupakan pendidik yang bukan hanya sekedar memberikan…

,

Ribuan Perangkat Desa, Demo di Kantor Bupati Seluma

PEMATANG AUR – Ribuan gabungan perangkat desa yang ada di wilayah Kabupaten Seluma, tergabung dalam…

, ,

Mau Jadi Kades, Wajib Vaksin, E,,Pemilih Juga Ya

PEMATANG AUR – Pilkades serentak di Kabupaten Seluma, akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2022….

,

Kepala Sekolah Siap-Siap Ya, Mutasi Sudah Dekat

PEMATANG AUR – Setelah melakukan beberapa kali mutasi di jabatan struktural, pemerintah daerah juga akan…

Pelayanan 4 OPD di BS, Masih Kuning

BENGKULU SELATAN – Asisten I Sekda BS Yunizar hasan,SH menuturkan, Ombusman tingkat Provinsi melaporkan kepada…

Panen Semangka dan Jagung di Kebun Polres BS

BENGKULU SELATAN – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Barli Halim, SE kemarin menghadiri kegiatan panen…

Kecewa dengan Disnaker, Lapor ke Gubernur

BENGKULU – Kecewa dengan pelayanan yang diberikan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu atas…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading