Selasa, 18 Januari 2022

8 Setuju, 1 Tak Setuju, Wawali : Itulah Demokrasi

Angkasanews.id-
Selasa, 16 November 2021 | 09:51WIB
1 menit baca
serahkan
16859678893602362891

BENGKULU – 9 Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menyampaikan pandangan umum terhadap nota keuangan Walikota Bengkulu mengenai Raperda APBD tahun 2022.
Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto didampingi Wakil Ketua I Marliadi Waka Ketua II Alamsyah memimpin dan membuka langsung rapat paripurna yang digelar di ruang ratu agung, Selasa (16/11/2021).
Saat pembukaan, Suprianto mengatakan, rapat paripurna ini menampung pemandangan fraksi-fraksi terhadap nota keuangan Walikota Bengkulu mengenai Raperda APBD tahun 2022.
Selanjutnya, 9 fraksi DPRD Kota Bengkulu menyampaikan pandangan umumnya, mulai dari Dimulai dari Fraksi PAN, Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, Hanura, Nasdem, PKB dan PPP.
Secara umum, 8 fraksi menerima penyampaian nota keuangan Walikota Bengkulu mengenai Raperda APBD tahun 2022 untuk dibahas lebih lanjut sesuai perundang-undangan, juga menyertakan beberapa catatan dan tanggapan serta saran yang sifatnya konstruktif, sedangkan 1 fraksi belum menyetujui ialah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), salah satunya ialah mengenai masalah pajak BPHTB.
Mengenai hal tersebut, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan hal itu sudah biasa karena inilah yang dinamakan demokrasi.
“Itulah demokrasi, tak mungkin semuanya sama. Tapi, insya allah semua lancar nanti, sore nanti jawaban kemudian segera pembahasan. Dan target minggu depan sudah kita sudah ketok palu,” jelas Dedy.
Terkait masalah pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Dedy mengungkapkan, sudah ada rencana merevisi.
“Ini memang sudah ada rencana kita merevisi, tetapi kita juga harus mengumpulkan dulu mana-mana yang direvisi. Tapi kalau dibatalkan sama sekali tidak, karena justru dengan keluarnya Perwal 43 itu terjadi peningkatan pendapatan daerah melalui BPHTB,” tegas Dedy.
Ia pun menjelaskan mengenai BPHTB tersebut.
“Misal bayangkan, dulu nilai tanah yang ada di pintu batu dengan yang ada di rawa makmur bagian dalam itu sama. Padahal pintu batu itu pusat ekonomi, kan gak mungkin. Nah inilah kemarin sampai keluarnya zonasi tanah,” pungkasnya.(mc)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Terancam Jembrana, Sapi Di Talo Divaksin

PASAR TALO � Sapi di Talo disuntik vaksin anti jembrana. Petugas Kesehatan Hewan, drh. Renta…

Ditakutkan Mati Mendadak, 250 Sapi Diperiksa

PADANG PELAWI – Dalam rangka mengantisipasi virus dan menekan jumlah sapi yang mati akibat jembrana….

Tiga SMPN di Seluma, Dilaporkan LSM ke Polda

SUKARAJA – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serawai Provinsi Bengkulu, Muhairi secara resmi kemarin (17/1)…

, ,

Siltap Kades dan Perangkat Belum Terakomodir

PEMATANG AUR – Pemkab Seluma belum mengakomodir besaran gaji Kades dan Perangkat Desa sesuai PP…

, , ,

Bupati Seluma DL Lagi

PEMATANG AUR – Memasuki tahun pertama Bupati Seluma Erwin Octavian saat ini terus gencar melakukan…

Dian Ciputra

Dahlan Iskan SAYA terlambat tahu: Ny Ciputra ternyata sudah meninggal dunia. Berarti, hanya tiga tahun…

HMI Se Sumbagsel Ancam Duduki Kantor Bupati Seluma, Terkait Polemik Tambang

SELUMA -Polemik tambang pasir besi di Seluma Selatan mendapat perhatian dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa…

Direktur RBMG Dianugrahi PCNO

//Diserahkan 9 Februari di Hadapan Presiden RI BENGKULU – Direktur Rakyat Bengkulu Media Grup (RBMG),…

, ,

Tiga Pengedar dan Pemasok Narkoba, Diringkus Polda

BENGKULU – Usai menangkap tiga orang pengedar narkoba jenis sabu berinisial EF ( 33 )…

, ,

Suami Ditahan, Perempuan Jenggalu Geruduk Kantor Bupati

PEMATANG AUR – Sejumlah kaum perempuan dari Desa Jenggalu Kecamatan Sukaraja menggeruduk kantor bupati, sekira…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading